Peristiwa

LPTQ Kutim Lakukan Training Centre Untuk Qori-Qoriah

Ismunandar; Tingkatkan Prestasi Lebih Baik Pada Pelaksanaan MTQ Provinsi XXXVII

Sekda Ismunandar (tengah) membuka acara Training Centre terkait konsilidasi terhadap seluruh kafilah asal Kutim. (NOVI/HMS)

Sangatta,WARTAKUTIM.com – Memasuki waktu pelaksanaan Musabaqah Tillawatil Qur’an (MTQ) XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Timur – Kalimantan Utara, yang akan berlangsung dalam waktu dekat. Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menggelar training centre untuk seluruh anggota kafilah yang akan menjadi duta bagi daerah dalam mengikuti berbagai perlombaan yang terkait dengan pengembangan syiar Islam.

Kegiatan berlangsung di Hotel MS Jl Yos Sudarso pada Senin (4/5), tepat pukul 08.30 Wita dan diikuti oleh 39 orang peserta perwakilan qori-qoriah. Acara dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) H. Ismunandar yang didampingi oleh Kabag Sosial Herry Supriyanto dan Kabag Humas Setkab Muchtar. Dalam kesempatan tersebut ditekankan agar seluruh anggota kafilah dapat membawa dan menjaga nama baik Kutim pada ajang MTQ tingkat provinsi, yang mana tidak saja diikuti oleh kabupaten/kota se-Kaltim namun juga Kaltara.

Sekda Ismunandar dihadapan seluruh anggota kafilah mengatakan bahwa ajang MTQ bukanlah sekedar untuk mengikuti perlombaan dan mengejar prestasi. Tetapi bagaimana ajang ini mampu menjadikan seluruh kafilah, sebagai duta Kutim dalam pengembangan syiar islam dan menjadikannya ajang silaturahmi untuk menguatkan ukhuwah islamiyah. “Kepada seluruh qori-qoriah yang berkesempatan hadir dalam acara training centre pada hari ini. Saya berharap mampu menjadi duta terbaik Kutim untuk ajang MTQ ke-37 di Kutai Barat. Berpijak pada pelaksanaan MTQ provinsi pada tahun lalu di Kutim, kita harus mampu meningkatkan prestasi lebih baik lagi. Tentu ini adalah tugas yang berat, akan tetapi jika dilandasi dengan keyakinan dan semangat syiar islam untuk memperoleh rido Allah SWT, tiada yang berat,” terang Ismunandar sembari tersenyum.

Training centre atau pemusatan latihan sendiri dimaksudkan agar qori-qoriah mampu berkosentrasi dalam menghadapi berbagai cabang yang dilombakan nantinya. Terlebih waktu pelaksanaan MTQ provinsi sendiri waktunya sudah sangat dekat, sehingga pemusatan latihan adalah hal wajib yang mampu dijadikan batu pijakkan awal untuk kesiapan qori-qoriah dalam mengikuti lomba.

“Konsilidasi penting dilakukan oleh pihak LPTQ dengan kafilah, karena dalam waktu seperti ini kekompakkan merupakan dasar dari segala faktor untuk mewujudkan keinginan bersama. Sekali lagi saya mengucapkan selamat kepada seluruh qori-qoriah yang mewakili Kutim, dengan segala restu dan doa. Semoga kita mampu meraih prestasi terbaik dalam ajang MTQ tingkat provinsi kali ini,” harap Sekda.

Sementara itu Kabag Sosial Herry Supriyanto mengatakan Training Centre akan memudahkan seluruh pihak untuk mampu menjaga diri dan memusatkan perhatian agar tetap amanah atau istilah saat ini menjaga komitmen. Yakni menjaga komitmen untuk membawa nama harum daerah serta dapat meningkatkan kekompakkan serta rasa percaya diri yang tinggi.

“Tampilkanlah kemampuan terbaik dengan tetap percaya diri, kemudian harus menahan diri agar jangan emosional, sehingga menjaga suaranya, supaya tidak mengalami keserakan ditenggorokan, selama menjalani pemusatan pelatihan,” ungkap Herry.

Perlu diketahui upaya pembinaan terus dilakukan oleh pihak LPTQ dalam menyiapkan para peserta dari 18 kecamatan dimaksudkan untuk jangka panjang. Walaupun dalam target dekat, tidak dapat meninggalkan target utama yakni menjadi juara umum MTQ tingkat provinsi. Dalam ajang MTQ tingkat provinsi yang berlangsung di Kubar kali ini, Pemkab Kutim berharap qori-qoriah mampu menampilkan yang terbaik untuk Kutim. (ADV/hms5)

Click to comment
To Top
%d blogger menyukai ini: