Olahraga

Langkah Persikutim Terhenti, “Gagal Melaju Ke Babak Semifinal”

Skuad Persikutim saat menghadapi KSU GMC Samarinda, Jumat (5/6) lalu

Sangatta,WARTAKUTIM.com – Pupus sudah asa Phandy dan kawan kawan untuk melenggang ke babak empat di kejurprov PSSI Kaltim, setelah ditumbangkan oleh Penajam Paser Utara 3-2, di stadion Palaran Samarinda, Senin kemarin.

Kekalahan ini menjadi kekalahan pertama Persikutim dari PPU dari 4 kali pertemuan mereka, baik di devisi I PSSI dan maupun di turnamen tersebut.

Sementara dengan kemenangan ini, PPU menjadi tim pertama di grup B yang lolos kebabak semifinal dengan mengumpulkan hasil sempurna 12 poin dari 4 kali bertanding Sementara persikutim berada diperingkat ketiga dengan mengumpulkan 6 poin dari 2 kali menang dan 2 kali mengalami kekalahan.

Coach Nasril Ambon mengatakan, dari segi permainan, timnya tampil cukup baik dan menjalankan sesuai instruksi,”ini bukan hari keberuntungan kami. Kalau dari permainan kami cukup baik,”katanya.

Dia menambahkan, salah satu faktor yang menyebabkan timnya kalah, beberapa pemain inti pasukan singa mose tidak dapat tampil dalam pertandingan itu.

“Tiga pemain inti kami tidak dapat tampil, Phandy, Reza dan Toni. ketiga pemain itu selama ini menjadi andalan di lini belakan, tengah dan depan,”sebut Ambon, panggilan Nasril Ambon.

“Phandy kemarin mendapatkan kartu merah, Toni terkena akumulasi kartu dan Reza mengalami cedera pada pertandingan kemarin saat menghadapi Persibon Badak Selection”sambungnya.

Sementara itu kapten tim Persikutim, Phandy widiarto, saat dihubungi via telepon, meminta maaf kepada masyarakat Kutai Timur yang tidak bisa tampil pada pertandingan itu dan memberikan kemenangan untuk Persikutim.

Menurut Phandi kekalahan ini merupakan pukulan berat bagi timnya. Apalagi dalam turnamen itu timnya menargetkan lolos hingga babak final.

Dia juga berharap, dengan kekalahan ini, rekan satu timnya untuk tidak putus asa dan melupakan kekalahan itu dan kembali menatap liga Nusantara.

Click to comment
To Top
%d blogger menyukai ini: