Politik

KPU Membantah Adanya Buang-Buang Anggaran

Ketua KPU Kutim, Fahmi Idris, SE

WartaKutim.Com…KPU Kutim membantah adanya tudingan sosialisasi Pilkada yang dikemas dalam acara jalan santai, merupakan kegiatan mubasir serta buang-buang anggaran. Pihaknya menilai kegiatan tersebut telah tepat sasaran.

Ketua KPU Kutim Fahmi Indris di dampingi Komisioner Divisi Sosialisasi Data dan Informasi KPU Kutim, Sayuti Ibrahim, mengatakan kegiatan sosialisasi pilkada yang di adakan beberapa hari lalu, yang dikemas dalam acara jalan santai telah tepat sasaran serta tidak membuang-buang anggaran.

“Jalan santai segaja kami pilih sebagai salah satu cara untuk menyosialisasikan kegiatan tahapan pilkada. Serta kita ingatkan pada masyarakat, bahwa 9 Desember mendatang, akan ada kegiatan pencoblosan untuk memilih Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur yang akan berlangsung pada hari rabu”. Ucapnya

Dijelaskannya, dengan adanya kegiatan sosialisasi yang dibarengi jalan santai bersama ini, masyarakat yang awalnya belum tahu akan menjadi tahu. “Seperti mereka yang belum tahu kapan akan berlangsungnya pilkada, seperti tanggal berapa ? Hari apa berlangsungnya pilkada ? dan sekaligus penyampaian bagi yangbelum mendaftarkan diri sebagai pemilih, untuk bisa mendaftarkan diri”. Jelasnya

Selain itu, jalan santai yang diikuti sekitar 1.400 orang berdasarkan jumlah tiket yang dibagikan, yang berhadiakan 2 unit sepeda motor dan sejumlah alat elektronik lainnya. Pihaknya juga mengaku telah menyampaikan pesan yang bersifat membagun kesadaran masyarakat, dengan harapan seluruh elemen masyarakat nantinya bisa ikut berpartisipasi dalam pilkada.

“Sosialisasi yang kita lakukan tidak hanya berupa penyampaian akan berlangsung pilkada, tetapi kita juga menyampaikan pesan yang bersifat membangun kesadaran masyarakat”.Katanya

Tak hanya itu pihaknya juga akan melakukan sosialisasi kebeberapa tempat, seperti disekolah-sekolah dan kampus. “Seperti sosialisasi untuk pemilih pemula diantaranya akan dilakukan ke sekolah-sekolah dan diutamakan diikuti oleh murid kelas 3 SLTA dan sederajat ataupun pengurus organisasi siswa intra sekolah (OSIS)”. Terangnya (bnr)

Click to comment
To Top