Berita Pilihan

Bupati Ardiansyah, Terbitkan Surat Edaran Larangan Beroperasi Bulan Ramadan

Ardiansyah SulaimanSANGATTA- Untuk memberikan rasa nyaman dan hikmat kepada masyarakat Kabupaten Kutim Timur (Kutim) dalam menjalankan ibadah puasa dibulan suci Ramadan 1436 Hijriah, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menerbitkan surat edaran yang ditujukan kepada pengelola tempat hiburan malam (THM), lokalisasi, panti pijat serta tempat sejenisnya.

Secara umum surat edaran bernomor 100/64/Pem-1/VI/2015 tersebut berisi tentang larangan membuka atau melakukan semua kegiatan jenis usaha dimaksud terhitung tiga hari menjelang bulan Ramadan (H -3) sampai tiga hari setelah Hari Raya Idul Fitri (H +3). Instruksi Bupati ini ditujukan kepada seluruh masyarakat kutim.

Bupati meminta masyarakat mengisi bulan suci Ramadhan dengan kegiatan keagamaan dan memperbanyak ibadah. Melakukan kegiatan kebersihan dilingkungan masing-masing, meningkatkan Ukhuwah Islamiyah serta mempererat hubungan persaudaraan dan toleransi antara sesama umat beragama.

“Menghormati orang yang berpuasa dengan tidak melakukan makan, minum ditempat-tempat umum dan melakukan kegiatan yang dapat menganggu kelancaran ibadah puasa serta keagamaan di bulan Ramadan,” pinta orang nomor satu di Pemkab Kutim ini.

Berikutnya, warga tidak diperbolehkan memperjual belikan, menggunakan petasan atau sejeninya, yang dapat menggangu keamanan dan ketertiban. Tidak membuka rumah makan, warung, restoran, pada siang hari secara terbuka, sehingga dapat menganggu kelancaran dan kenyaman ibadah puasa.

Tidak hanya itu, pengelola tempat permainan ketangkasan, seperti billyard dan permainan sejenisnya diperkenankan buka hanya dari pukul 21.00 wita sampai 24.00 wita. Bagi masyarakat yang melanggar akan dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan dan perundang-udangan yang berlaku. Pihak Pemkab juga telah menginstruksikan jajaran Satpol PP bekerjasama dengan aparat keamanan untuk mengawal edaran Bupati Kutim, sehingga dapat dipatuhi oleh seluruh masyarakat. (hms7)

Click to comment
To Top