Peristiwa

Wartawan Dilarang Meliput Sosialisasi KPK-BPK RI Di DPRD Kutim. Ada Apa?.

Sejumlah wartawan berkumpul di depan ruan rapat panel DPRD Kutim , Usai ditolak masuk keruang rapat untuk meliput kegiatan sosialisasi pencegahan Korupsi oleh KPK-BPK RI

Sangatta,WARTAKUTIM.COM – Sejumlah awak media di kota Sangatta , mempertanyakan sikap Ketua DPRD Kutai Timur, yang melarang wartawan untuk meliput kegiatan sosialisasi “Pencegahan Korupsi Pengelolaan APBD 2015 KPK-BPK RI ” yang digelar di ruang rapat Panel Seketraiat DPRD Kutim, Kamis (25/6).

Padahal, Rabu (24/6) malam, awak media, telah menerima pesan singkat (SMS) dari sekertaries dewan untuk meliput kegiatan tersebut. Selain memperanyakan larangan meliputan kegiatan sosialisasi itu, para pemburu berita juga merasa kecawa, pasalnya sebelum kegiatan itu digelar wartawan telah menunggu ber jam jam untuk meliput kegitan itu.

Saat kegiatan sosialisasi itu akan dimulai, awak media hendak masuk keruang rapat panel, langsung dicegat oleh Petugas Pengamanan Dalam (PAMDAL) DPRD Kutim, mereka melarang para awak media untuk memasuki ruang rapat tersebut.

“Informasi dari ketua DPRD Kutim, saat saya menyampaikan kebeliau “Wartawan ingin meliput kegiatan ini”, pesan ketua, kegiatan ini tidak usah diliput media. Nanti usai Sosialisasi ini beliau akan menyampaikan hasilnya kepara wartawan,”ujar Edi Salam kepada awak media sambil menutup pintu ruang rapat panel. usai menerima pesan Ketua DPRD Kutim, wartawan langsung menjauhi ruang rapat tersebut.

Menurut Edi, kegiatan itu merupakan kegiatan terbuka, dan awak media dapat untuk meliput kegiatan itu. Pihaknya mengaku tidak menerima alasan Ketua DPRD Kutim terkait dengan larang liputan itu. “Saya tidak diberitahu alasannya, padahal, kalau sosialisasi sifatnya terbuka,”ujarnya

Terkait larangan wartawan meliput kegiatan sosialisai yang menghadirikan perwakilan dari KPK RI dan BPK RI. Ketua DPRD Kutim saat dihubungi wartawan melalui pesan singkat, dia meminta awak media menunggu usai kegiatan tersebut, baru akan memberikan keterangan prihal sosialisasi tersebut.

Berdasarkan pantauan wartawan, sejumlah anggota DPRD Kutai Timur mengikuti kegiatan sosialisasi yang diadakan di ruang rapat panel. Dari informasi dari bagian persidangan DPRD, kegiatan itu dilaksanakan cukup mendadak. Pasalnya informasi ini baru diterima pada hari Rabu (24/6) malam.

“kami dapat SMS dari sekwan untuk mempersiapkan kegiatan itu, ini kegiatan dadakan, jadi kami tidak membuat undangan dan kamipun melakukan mengundang anggota dewan melalui SMS,”kata salah seorang petugas administarsi di bagian persidangan DPRD Kutim (IA/BNR)

Click to comment
To Top