Berita Pilihan

Alasan Himpitan Ekonomi, Marzuki Nekad Jual Ginjal

Selembar Ketas yang ditemukan Wartawan yang bertuliskan "Anda Butuh Organ Tubuh =Ginjal= Hub: 0821 5392 7045. Demi Anak Sampai Saya Rela Jual Ginjal" ditemukan di Masjid Agung

Sangatta,WARTAKUTIM.com – Marzuki (54) warga Jalan Hasanuddin,  tepatnya di dekat SMK Hasanuddin, Desa Sangatta Selatan, Kecamatan Sangatta Selatan, menawarkan salah organ tubuhnya yang sangat vital yakni ginjal untuk dijual. Alasannya dia rela menjual ginjalnya itu, karena himpitan ekonomi.

Keinginan Marzuki tersebut, dituangkannya melalui selembar kertas doubel volio yang sudah terlihat kusam dan kotor di pasang diseputaran Masjid Agung Sangatta. Dalam kertas itu, ia menuliskan. “Anda Butuh Organ Tubuh =Ginjal= Hub: 0821 5392 7045. Demi Anak Sampai Saya Rela Jual Ginjal”. bebernya

Selebaran itu sendiri secara tidak sengaja ditemukan para awak media yang kebetulan menjalankan ibadah sholat Dzuhur di mesjid terbesar di Kota Sangatta, Sabtu (28/6) lalu. Tak satu pengurus mesjid yang mengetahui kapan kertas itu tersimpan disitu?.

Saat dihubungi Wartawan nomor yang tertera dalam selebaran itu, Marzuki berdali menjual karena himpitan ekonomi. ““Iya benar pak. Saya orang yang mau menjual ginjal. Itu saya lakukan karna himpitan ekonomi. Uang itu (Menjual Ginjal) untuk memenuhi kebutuhan anak-anak dan istri saya,” jawabnya, saat ditanya wartawan dia rela menjal ginjalnya?.

Marzuki menceritakan keinginannya tersebut lantaran, dia tidak sanggup lagi melihat keluarganya menderita. apalagi dia hanya seorang pedagang yang penghasilnya terkadang tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

Anak saya ada 3 orang. Yang pertama sudah kelas 2 SMP dan dua lainnya masih kecil. Saya ndak tahan melihat anak-anak itu menderita. Saya ini sebenarnya tidak ada harapan lagi. Karna usaha saya sudah bangkrut dan modalnya sudah dibawah lari oleh orang. “keluhnya.

Alasan lain dia untuk menjual ginjalnya, masalah utang piutang. Marzuki menjelaskan usaha yang dia bangun telah bangkrut dan dia memiliki utang kepada seseorang,”Saya juga punya utang sama orang. Dan itu ditagih terus. Saya hanya bilang sabar-sabar aja dulu,” katanya.

Demi mendapatkan uang, kata dia, pihaknya rela untuk melakukan apa saja termasuk menjual organ tubuhnya yang sangat pital. “Asalkan bisa dapat uang untuk kebutuhan rumah tangga saya rela menjual bagian organ tubuhnya.“Asal bisa mendapatkan uang, saya mau saja menjual ginjal ini,” tegasnya.

Ketika ditanya, berapa harga yang dia patok untuk menjual ginjalnya?, Dia tidak mematok harga, asalkan bisa memenuhi kebutuhan keluarga dan membayar utang. “Kalau harganya saya belum bisa sebutkan. Tapi saya sangat butuh uang. Saya sangat butuh uang untuk anak-anak saya. Kalau bapak mau, nanti malam bisa ketemu saya dirumah,” serunya. (drh/bnr/wk)

Click to comment
To Top