Peristiwa

Karyawan Pt. KTE, Kembali Menggelar Aksi Demo

Pendemo Mengancam Akan Menginap Di Kantor Bupati, Jika Tuntutannya Tidak Dipenuhi

demoSangatta, WARTAKUTIM.com – Puluhan karyawan PT Kutai Timur Energi (KTE) menggelar aksi unjukrasa di depan kantor Bupati Kutai Timur, Senin (29/6) sekitar pukul 10.00 wita.

Aksi ini merupakan aksi yang kedua kalinya digelar selama bulan Juni ini. Sebelumnya Aksi serupa dilakukan pada 1 Juni 2015 lalu. Demo kali ini untuk menuntut pemkab segera merealisasi janji bupati Kutai Timur yang membayar gaji karyawan yang belum terbayarkan selama empat tahun.

Koordinator Aksi M Andi Arafah dalam orasinya mengatakan, karyawan sudah sering mendapat janji-janji dari pemerintah yang akan segera membayarkan hak mereka. Namun, sampai KTE dibubarkan (likuidasi) dan bergantinama dengan Kutai Mitra Energi Baru (KMEB) kepastian pembayaran gaji tersebut belum juga didapatkan.

“Ketika Isran Noor masih menjabat sebagai Bupati Kutim, dia pernah menjanjikan bahwa hak karyawan dan kontraktor dibayar Maret 2015. Tapi sekarang malah Isran Noor mengundurkan diri sebagai Bupati Kutim April 2014 lalu. Sehingga, sampai hari ini (Senin.) hak karyawan belum sepersen pun dibayar,” kata Andi Arafah.

Dia lebih lanjut mengatakan, bupati Ardiansyah jangan menutup mata terkait dengan persoalan ini. Pihaknya meminta agar Pemkab Kutim segera membayar gaji karyawan sekitar kurang lebih Rp 10 milliar selama empat tahun.

“Jika pemkab kutim tidak mau membayar gaji kami, maka kami akan menginap di kantor bupati ini, hingga tuntutan kami dipenuhi membayar gaji kami yang mangkrat hinggaempat tahun,”ancamnya.

Sekitar hampir satu jam melakukan orasi didepan gedung kantor bupati, para pendemo ditemui oleh perwakilan dari Pemkab kutim yakni dari Kabag Humas dan Kabag Hukum, untuk melakukan hearing. Para pendemo di minta 5 orang perwakilannya untuk menemui bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman.

Dalam aksi tersebut, puluhan petugas keamanan dari Kepolisian dan satpol PP disiagakan untuk mengawal aksi damai tersebut. Usai melakukan hearing dengan pemkab Kutim, Selain menggelar orasi, massa juga mengelar spanduk..

Click to comment
To Top
%d blogger menyukai ini: