Hukum Dan Kriminal

Dosen Ilmu Hukum Dilaporkan Ke Polres Kutim, Karena Diduga Mencabuli Anak Di Bawah Umur

Ilustrasi (photo : google)

Sangatta,WARTAKUTIM.com – Seorang dosen Ilmu Hukum di sebuah perguruan tinggi di Bontang warga Teluk Pandan berinisial AS, dilaporan kepolisi karena diduga telah melakukan pencabulan anak dibawah umur, Sebut saja Mawar (13) tahun yang juga merupakan warga kecematan Teluk Pandan.

Kapolres Kutim AKBP Anang Triwidiandoko Sik didampingi Kasat Reskrim AKP Danang Setyo Pambudi mengungkapkan, AS, saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus percabulan yang dilaporkan keluarga korban. Saat ini tersangka masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Kutim

“Tersangka sedang kami periksa. Dia dijerat dengan UU Perlindungan anak No 35 tahun 2014 pasal 76 E, dengan ancaman 5 tahun penjara,” jelas Danang. Kemarin

Untuk membuktikan perbuatan tersangka, Kata Dadang, pihaknya telah melakukan visum terhadap korban. Namun visumnya masih belum keluar. “Hasilnya masih tunggu berapa hari lagi, keluar,” katanya.

Sementara itu dilain tempat penyidik polres Kutim menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, perbuatan dilakukan tersangka dengan mudah karena korban merupakan teman anaknnya, serta tetangganya. Karena teman anaknya, saat kejadian korban seperti biasa, datang ke rumah tersangka untuk min-main dengan anak

Dia lebih lanjut menambahkan, untuk memuluskan niat jahatnya, tersangka meminta korban masuk kamar untuk memijatnya. Saat dipijat, tersangka dalam keadaan terlentang kemudian menggerayangi bagian-bagian tubuh anak dibawah umur ini, sambil komat-kamit. Mulai dari buah dada, setelah itu, ke bagian kemaluan.

Dia mengatakan, pelaku berupaya mengiming-imingi korban akan membelikan sarung handpone dan baju lebaran. Namun sial, saat sedang beraksi, tersangka dipergoki oleh ibu korban, yang kemudian melaporkan kasus ini ke Polres Kutim. “saking kesalnya, tersangka sempat dipukul ibu korban hingga hidung dan mulut berdarah,? jelas penyidik

Click to comment
To Top
%d blogger menyukai ini: