Politik

Mahyunadi ; Menungguh Restu Keluarga Untuk Maju Di Pilkada Kutim

Ketua DPRD Kutim, Mahyunadi

WartaKutim.Com…Adanya keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait ketentuan yang mengharuskan anggota DPR, DPD maupun DPRD untuk mengundurkan diri dari jabatannya. saat resmi ditetapkan sebagai kepala daerah dan wakil kepala daerah, oleh KPU setempat.

Membuat sebagian calon kepala daerah dan wakil kepala daerah dari kalangan anggota legislatif yang akan maju dalam Pilkada tahun 2015 ini, dipaksa untuk berpikir panjang untuk maju. Pasalnya, akan kehilangan status keanggotaannya sabagai anggota DPRD.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kutim, Mahyunadi, mengatakan, Kalau saya sc secara pribadi sangat yakin untuk maju dalam Pilkada tahun 2015 ini, karena berdasarkan hasil survei, nama saya yang paling teratas untuk maju, apalagi partai golkar mungkin bisa mengusung.

Dijelaskannya, Dulu secara pribadi saya pernah mengekspos untuk maju dipilkada tahun ini, secara pribadi saya telah mendapatkan restu dari keluarga sebagai calon Bupati Kutai Timur, dalam penyampaian tersebut ada dua hal yang disampaikan oleh ibu saya, yang pertama jangan maju jika nomor 2 harus nomor 1, yang kedua jangan maju jika melepas jabatan yang ada, “itu dulu”.

“Oleh karena itu saya harus rapat kembali dengan keluarga dan kedua orang tua saya, untuk membahas hal ini, karena cukup saya katakan hal ini memang agak pahit untuk ditelan, tapi kadang-kadang yang pait itu obat juga”. jelasnya kepada wartawan saat ditemuin disekretariat DPRD Kutim, Kamis 09/07/2015.

Menurutnya, jika hasil rapat dengan keluarga tidak mendapatkan restu untuk maju di pilkada Tahun 2015 ini, dirinya akan mengikuti putusan keluarganya dan akan mengurungkan niatnya untuk maju.

“Tetapi intinya akan dirapatkan terlebih dahulu dengan keluarga dan seluruh tim sukses, seandainya keluarga tidak mendukung untuk maju yae, yae saya nga maju, karena restu keluarga yang paling utama”. (bnr)

To Top