Berita Pilihan

Remaja 16 Tahun Ini Memperkosa Kekasihnya Di Teras Sekolah

Ilustrasi (ft : google)

Sangatta,WARTAKUTIM.com – DD (16), warga Satuan Pemukiman (SP) 3, Kecamatan Rantau Pulung, dilaporkan kepolisi oleh keluarga pacarnya Sn (14), warga Sp 6, karena berupaya memperkosa kekasihnya yang baru di pacarinya selama satu bulan. Aksi bejat remaja yang masih berstatus pelajar di salah satu SMK di Kutim, tergolong nekat, pasalnya dia melakukan perbuatannya itu sebuah teras sekolah di Rantau Pulung sekitar pukul 14.00 Wita.

Kapolres Kutim AKBP Anang Triwidiandoko melalui Kapolsek Sangatta AKP Aditya R Suharto mengungkapkan, pelaku pemerkosaan itu saat ini telah diamankan di Polsek Sangatta.

“Tersangka kami amankan kemarin (Selasa 8/7) malam. Tersangka dijemput dari Rantau Pulung, setelah diperiksa, langsung ditahan,” kata Suharto.

Dia menyebutkan, kejadian perkosaan yang dilakukan DD terhadap anak SMP itu dilakukan pada 5 Juli lalu. “Perbuatan tersangka dilakukan ber awal saat tersangka menjemput korban, untuk diajak jalan-jalan ke sekolah. Korban mau, karena merasa hanya ingin jalan-jalan, apalagi yang ajak adalah pacarnya, tanpa ada firasat negative akan diperlakukan seperti itu, apalagi siang bolong.”jelasnya.

Namun kata lanjut Suharto, setelah sampai di sekolah, tersangka kemudian meminta kepada korban untuk melayani aksi bejatnya itu, Namun korban menolak untuk disetubuhi oleh tersangka. Mendapat penolakan, DD melakukan aksinya dengan memaksa korban untuk dapat berhubungan intim.

Menurutnya, Berdasarkan keterangan korban, dia memberontak namun kalah tenaga. Karena itu, DD berhasil menyetubuhinya. Dari hasil visum dokter ketahuan kalau korban memang positif disetubuhi. Ini terbukti dari robekan selaput darah korban.

“hanya karena korban berontak, karena itu berdasarkan visum dokter, perbuatan tersangka tidak tuntas, karena lukanya hanya di selaput luar,” jelas Suharto.

Meskipun korban menutup rapat apa yang dialaminya, namun karena ada perubahan tingka laku dari korban selama tiga hari, sejak digarap pacarnya, sehingga masalah ini terungkap. Sebab tante korban, dimana dia tinggal, cukup jelih melihat perubahan tingka anak yang selama ini selalu ceria, namun berupah jadi murung, pendiam. Karena itu, tante korban menginterogasi korban. Korban pun akhirnya mengakui kalau dia sudah diperkosa tersangka.

“karena korban, keluarganya tidak terima perlakukan tersangka, karena itu lapor polisi. Dengan laporan itu, kami tangkap tersangka,” jelas Suharto.

Meskipun tersangka masih dibawah umur, namun kasus ini tidak dapat didiversi, karena ancamannya 15 tahun. Apalagi, korban dan keluargnya juga keberatan, karena itu kasus ini dilanjutkan proses hukumnya.” tersangka diancam dengan pasal 81 UU No 35 tahun 2014, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara “katanya (WAL/*)

Click to comment
To Top
%d blogger menyukai ini: