Berita Pilihan

Pria Ini di Temukan Meninggal Gantung Diri Di Pintu Kamar Mandi

Ilustrasi (google)

Sangatta,WARTAKUTIM.com – Faiz Tri purnama Putra pria berusia 26 tahun menggegerkan warga jalan karertam, karena ditemukan tewas gantung diri di kosannya gang Dewi Rt 14 . Faiz ditemukan pertama kali oleh Rahmawati Istri Korban dan tetangganya pada Selasa (11/08) sekitar pukul 12.30 wita dalam keadaan tergantung di tali yang diikat di pintu kamar kamar mandi.

Menurut tetangga korban Jadiono, awalnya istrinya melihat jasad Faiz sudah tergantung di pintu kamar mandi dan meminta tolong kepada dua orang tetangganya yakni Budi Arif dan Jadiono.

“Awalnya Istinya, mengedor gedor pintunya, tak juga ada jawaban dari dalam rumahnya Istri korban mengelilingi kosannya sambil mengintip di jendela belakan, dia melihat suaminya sudah dalam keadaan tergantung. Dia langsung meminta tolong kepada kami, lalu kami buka cendela dengan cara merusaknya dan menurunkan korban,”jelas Jadiono kepada wartawan, Selasa (11/8).

Dia menambahakan usai melepaskan korban dari gantungannya, dia langsung membuka pintu yang dalam keadaan terkunci dan membawahnya kerumah sakit Medika Aulia Sangatta”kuncinya masih terpasang di pintu,”kata Karyawan swasta Hexindo ini.

Sementara itu, saksi Budi (32), yang tak lain tetangga korban mengakui, yang pertama melihat korban gantung diri adalah istri korban sendiri berinisial RH. Dimana saat itu RH baru pulang kerja dari RS, namun tak bisa masuk dalam rumah karena terkunci. Setelah mondar mandiri, akhirnya teriak minta tolong, setelah mengintim masuk kaca, dan melihat suaminya tergantung di tali.

“Saya sekitar pukul 12.00 Wita, sedang perbaiki mobil. Datang istri korban, mengetuk pintu. Lama, sekitar setengah jam mondar mandir lalu teriak, minta tolong. Katanya suaminya mungkin pingsan atau tidur didalam, tapi ternyata setelah kami intip, mengantung di kusen pintu makar. Istrinya kemudian minta kami masuk tolongi, karena itu kami buka jendela kaca, untuk turunkan lalu dibawa ke rumah saskit, ternyata sudah tak bernyawa,” katanya.

Sementara Kapolres Kutim AKBP Anang Triwidiandoko didampingi Kapolsek Sangatta AKP Aditya R Suharto membenarkan aksi nekat bunuh diri yang dilakukan FR. Namun Aditya mengakui masih dalam penyelidikan.

“Kasus ini masih dalam penyelidikan. Hasil visumnya juga belum tau. Apalagi, kan hasil visum tidak bisa membuktikan apa penyebab kematian seseorang. Namun, untuk kasus ini kami sudah memeriksa beberapa saksi, termasuk saksi yang mengangkat mayat korban dari tali nilon berwarna biru, yang digunakan gantung diri di depan pintu kamar mandi,” jelasnya. (WAL)

Click to comment
To Top
%d blogger menyukai ini: