Berita Pilihan

Asisten III Setkab Lepas Keberangkataan Ratusan Calhaj Kutim

 

Haji - Copy

 

Sangatta, WARTAKUTIM.com – 133 Orang calon jamaah haji asal Kutai Timur dilepas oleh Asisten III Setkab Edward Adzran pada Sabtu (29/8) malam, seusai melaksanakan sholat Isya berjamaah di masjid Agung Bukit Pelangi Sangatta. Diiringi oleh tangisan, doa restu, serta rasa rindu mendalam dari sanak famili yang ditinggalkan. Rombongan jamaah haji asal Kutim meninggalkan Sangatta menuju Asrama Haji Batakkan Balikpapan, setelah beristirahat sehari dan diberi pembekalan akhir oleh Tim Pendamping Haji Indonesia (TPHI). Rombongan akan berangkat dengan menggunakan pesawat terbang menuju Bandara Internasional King Abdul Aziz di Jeddah, Saudi Arabia.

Edward Adzran meminta agar para jamaah yang telah mendapat kesempatan untuk melaksanakan ibadah haji tahun ini bersyukur. Karena banyak masyarakat lain yang masih mengantre untuk mendapatkan kesempatan. Namun harus menunggu karena kuota yang terbatas. Diharapkan oleh Asisten III agar para jamaah yang telah mendapatkan kesempatan menunaikan ibadah haji kali ini, bisa memanfaatkan dengan sebaik-baiknya kesempatan yang didapat. Semoga seluruh jamaah selamat sampai tujuan, begitupun sekembalinya dari tanah suci Mekkah.

“Seluruh jamaah haji asal Kutim merupakan duta daerah dan juga duta bangsa Indonesia, untuk itu segala perilaku dan amalan yang berhubungan dengan hubungan antar manusia dapat dijaga dengan baik. Sehingga Allah kemudian menjadikannya salah-satu amalan yang dinilai baik bagi setiap haji asal Kutim, selain ibadah umrah maupun ibadah yang utama yakni haji itu sendiri,” jelas Edward sembari mengajak seluruh jamaah haji maupun sanak famili, berdoa agar mendapatkan berkah dan keselamatan dari Allah SWT.

Sementara itu Kabag Sosial Setkab Kutim, H. Herri Supriyanto mengatakan jika rombongan haji asal Kutim nantinya akan tergabung dengan kloter VII, yang didalamnya terdapat rombongan haji asal Kutai Kartanegara, Berau, serta juga Balikpapan. “Kami berharap agar seluruh jamaah haji asal Kutim dapat tiba dengan selamat di tanah suci, serta kembali dengan selamat ke tanah air bertemu dengan orang-orang tercinta dan sanak famili. Yang terpenting tetap menjaga kesehatan dan kondisi fisik selama berada di Madinah maupun Mekkah saat melaksanakan rukun islam kelima ini. Bismiillah, semoga Allah memberikan keselamatan dan keberkahan pada seluruh jamaah,” ungkap Herri Supriyanto.

Click to comment
To Top
%d blogger menyukai ini: