Berita Pilihan

Ngaku Tentara! Tersangka Pencurian Berlagak Jadi TNI

Tentara Gadungan

Sangatta, WARTAKUTIM.com – Maulidin alias Akmal (21) yang tertidur nyenyak di sebuah rumah kos nomor 8 terletak di Gang 3, Jalan Danau Aji, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), merasa terganggu. Pasalnya, Selasa (29/9) pagi sekitar pukul 07.00 Wita, Akmal langsung terjaga ketika sejumlah petugas dari Polsek Tenggarong, sudah berada di kamar tidurnya. “Siapa kalian? Mana surat perintah penangkapannya? Kalau tidak ada, akan saya laporkan ke Korem dan Kodam,” ucap Akmal kepada Wakapolsek Tenggarong, Iptu Triyadi yang menggerebek bersama sejumlah anggotanya.

Informasi yang dihimpun, menurut sejumlah tetangga Akmal di rumah kos tersebut, Akmal selama ini dikenal sebagai anggota “tentara” berpangkat Sersan Satu (Sertu) asal Balikpapan yang bertugas di Tenggarong. Lantaran pria muda itu sering terlihat memakai seragam loreng hijau, lengkap dengan baret serta atribut lain layaknya anggota Tentara Nasional Indonesia-Angkatan Darat (TNI-AD). Apalagi saat digerebek, polisi menemukan seragam tentara milik Akmal, tergantung di dinding kamar.

“Awalnya kami agak ragu, tapi setelah kami tanya KTA-nya (Kartu Tanda Anggota), dia (Akmal,Red) tidak bisa menunjukkannya dan langsung kami tangkap. Tapi waktu itu, dia tetap melawan, apalagi setelah memakai seragam tentara, dia terus ngotot menolak ditangkap dan mengancam akan mempermasalahan penangkapan dilakukan petugas kami,” kata Kapolres Kukar AKBP Handoko, melalui Kapolsek Tenggarong AKP M Dahlan Djauhari.

Merasa masih sebagai “ tentara”, sikap garang terus ditunjukan Akmal sampai di Kantor Polsek Tenggarong di Jl Muso Bin Salim. Tapi begitu sejumlah anggota Kodim 0906/Tenggarong juga datang ke Polsek, Akmal langsung “mati kutu”. Karena seketika kedoknya sebagai tentara gadungan terbongkar di hadapan tentara asli.

“Akhirnya dia mengaku ikut Jumri alias Ijum, mencuri di rumah seorang jaksa, terletak di Jl Danau Aji Tenggarong, kejadiannya Kamis (24/9) malam. Ijum kan ditangkap Sabtu (26/9/2015) lalu di Samarinda oleh tim gabungan dari Jatanras Polda Kaltim, Polres Kukar dan Polsek Tenggarong,” ujar Kapolsek Djauhari, lagi.

Meskipun sudah mengaku ikut mencuri, Akmal kembali berulah ketika diminta polisi menunjukan sejumlah barang dicurinya dari rumah korban. Belakangan “tentara” itu buka mulut, dari hasil mencuri dia mendapat bagian sebuah HP Samsung, 1 flashdisk, sebuah tas wanita serta 1 buah cincin emas “Hello Kitty” milik korban.Sekedar informasi, Sabtu (26/9/2015) lalu, Ijum dibekuk polisi di sebuah hotel melati di Jl Awang Long, Samarinda. Pria 35 tahun itu merupakan maling yang diuber anggota Jatanras Polda Kaltim beberapa waktu terakhir. Diketahui Ijum menyatroni kediaman Eka Hermawan, seorang jaksa di lingkungan Kejaksaan Negeri Tenggarong, saat Lebaran Iduladha, Kamis (24/9) malam. (1news)

Click to comment
To Top
%d blogger menyukai ini: