Berita Pilihan

Dandim 0909/Sangatta Irup Peringatan Kesaktian Pancasila

Kesaktian Pancasila 1

Sangatta, WARTAKUTIM.com – Pelaksanaan upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, berlangsung dilapangan kantor Bupati Kutim, atau tepatnya pukul 08.00 Wita Kamis (1/10) pagi. Dimana dipimpin langsung oleh Dandim 0909/Sangatta Letkol (Inf) Ibnu Hudaya. Kegiatan tersebut juga diikuti oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Syafruddin, Asisten IV Bidang Kesejahteraan Rakyat Mugeni, Komandan Lanal Sangatta Letkol Laut (P) Donny Suharto, Kapolres AKBP Anang Triwidiandoko, Kemenag Sangatta Fahmi Rasyad, Kepala Pengadilan Agama Sangatta Taufikkurahman, Sekwan Kutim Arif Yuliano, Kepala Dinas Pendidikan Iman Hidayat, Kepala Dinas Perkebunan Ahmadi Baharuddin, serta beberapa pejabat lainnya. Selain itu hadir pula ratusan peserta upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila mulai dari TNI AD, TNI AL, siswa-siswi SMP/SMA se-Sangatta Utara, Satpol PP, Pramuka, Resimen Mahasiswa (Menwa) Kutim, Pegawai Negeri Sipil, Dishub Kominfo Kutim dan seluruh Tenaga Kerja Kontrak Daerah dilingkungan Setkab Kutim.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Daerah Kutim H. Mahyunadi bertindak sebagai pembaca ikrar menyebutkan pada kenyataannya bahwa dalam perjalanan Republik Indonesia begitu banyak rongrongan yang berasal dari dalam negeri maupun luar negeri. Rongrongan itu dimungkinkan oleh karena adanya kelengahan dan kekurangan waspadaan bangsa terhadap kegiatan berbahaya untuk menumbangkan negara. Dengan semangat kebangsaaan yang dilandasi nilai-nilai luhur ideologi Pancasila, bangsa Indonesia tetap dapat memperkokoh tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Maka dihadapan Tuhan Yang Maha Esa, dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Kami membulatkan tekad, untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Sebagai sumber kekuatan penggalang kebersamaan. Untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, atas`nama bangsa Indonesia,” tegas Ketua DPRD Kutai Timur.

Perlu diketahui, sejarah singkat di tetapkannya 1 Oktober sebagai Hari Kesaktian Pancasila. Adalah untuk mengenang kejadian dan korban atas tindakan kekarasan yang dilakukan saat tejadinya G30S PKI 1965, yang mencoba merongrong pemerintah Indonesia yang berasaskan Pancasila untuk diganti dengan paham Nasakom (Nasionalisme, Agama, dan Komunis). Puncak dari kudeta yang coba dilakukan PKI pada tanggal 30 September 1965 dini hari, dimana para pemberontak melakukan penculikan dan pembunuhan terhadap beberapa para perwira Jenderal yang dinilai memiliki kekuasaan tinggi saat itu.

Kesaktian Pancasila 2

Dandim 0909/Sangatta Letkol (Inf) Ibnu Hudaya mengatakan jika pemberontakkan tersebut memakan korban putra-putra terbaik bangsa. Mulai dari DI Panjaitan, Ahmad Yani, MT Haryono, S. Parman, Soeprapto, dan Sutoyo Siswomiharjo. Selain itu masih ada korban lainnya seperti Jenderal TNI Abdul Haris Nasution dan meski beliau saat itu lolos dari maut. Namun putrinya Ade Irma Nasution dan Kapten Lettu Pierre Andreas Tendean yang saat itu ada di tempat kejadian turut menjadi korban penembakan. G30S PKI juga menyebabkan korban yakni Brigadir Polisi Ketua Karel Satsuit Tubun, Kolonel Katamso Darmokusumo dan Letnan Kolonel Sugiyono Mangunwiyoto.

“Berkat Rahmat Allah SWT, maka pada 1 Oktober 1965 aksi kudeta PKI berhasil digagalkan lewat serangan yang dipimpin Mayor Jendral Soeharto bersama seluruh rakyat Indonesia berhasil menumpas aksi pemberontakkan yang mencoba merongrong bangsa. Dan untuk mengenang targedi ini setiap tanggal 1 OKtober bangsa Indonesia memperingati Hari Kesaktian Pancasila,” tegasnya. (hms5)

Click to comment
To Top
%d blogger menyukai ini: