Berita Pilihan

FASI 2015 Resmi Dibuka Kadisdik

FASI Tk Kab Kutim.

Sangatta, WARTAKUTIM.com – Sebanyak 191 Anak ramaikan Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) Kabupaten
Kutai Timur, mereka datang dari berbagai tingkat Pendidikan mulai Sekolah dasar (SD), Sekolah Menegah Pertama (SMP) hingga Sekolah Menegah Atas (SMA) semuanya ikut turut dalam perlombaan yang digelar Dinas Pendidikan dan kebudayaan kutai timur bekerjasama Badan Komunikasi pemuda Remaja Masjid (BKPRMI) Kutim. Pemkab Kutim sendiri juga terus bertekad membangun sinergitas, melalui pembangunan pendidikan formal maupun nonformal sebagai upaya mewujudkan ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berkarakter.

Hadir membuka kegaiatan Fasi 2015, Kepala Dinas pendidkan Imam Hidayat sekaligus membuka acara, Perwakilan Kementrian Agama, Dewan Pengurus kecamatan BKPRMI kutim, guru-guru ngaji dan ratusan anak-anak santri dan santriwati dari berbagai tingkat yang memenuhi Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Sangatta Utara.

Ketua LPPTKA Sirajuddin mengatakan Fasi merupakan bagian program kerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
bekerja sama dengan Kementrian Agama dan BKPRMI Kutim sebagai wujud, kepedulian dalam pembinaan karakter yaitu melalui pendidikan agama, untuk menyiapkan generasi Qur’ani dalam menyongsong masa depan gemilang.

“Kegiata ini dilaksanakan untuk menggali potensi santri dan santriwati khusunsya dari taman kanak-kanak Al qur’an sekaligus menjadi bahan evaluasi terhadap capaian-capaian pola pendidikan serta pembinaan lembaga TKA, TPA dan TQA yang telah tersebar di 18 kecamatan yang ada di Kutim. Hasil perlombaan ini menjadi ajang seleksi peserta dari berbagai kecamatan yang ada di Kutim, untuk diikutsertakan dalam FASI tingkat provinsi kalimantan timur di kota Tenggarong dan selanjutnya akan di persiapkan mengikuti lomba tingkat nasional di Jawa Barat,” ungkap Sirajuddin.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dalam sambutannya merasa bangga terhadap santri dan santriwati yang telah datang ke kota kabupaten untuk mengikuti perlobaan. Apalagi para peserta telah melalui hasil seleksi yang ketat di tingkat kecamatan . “Tentunya adik-adik yang hadir disini, adalah yang terbaik untuk mengikuti perlombaan di kota Sangatta. Pekerjaan rumah buat kita bagai mana supaya bisa memperbaiki lagi Akhlak dan budi pekerti anak-anak kita dengan memulai dari belajar membaca dan mengamalkan Al quran,” ujar Imam Hidayat. (HYM)

Click to comment
To Top
%d blogger menyukai ini: