Ekonomi

2016 Anggaran Budidaya Perikanan Naik

Susi; Naik 3 Kali Lipat Dibanding 2015

Panen Bandeng

 

Sangatta, WARTAKUTIM.com – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan, anggaran untuk perikanan budi daya pada tahun 2016 bakal meningkat sebanyak tiga kali lipat dibandingkan dengan anggaran tahun sebelumnya. Mengapa Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memutuskan untuk memperbesar anggaran budi daya? Karena sumber daya kelautan dan perikanan di beberapa lokasi sudah kritis.

“Untuk budi daya pada tahun 2016 kami anggarkan Rp 1,6 triliun atau hampir tiga kali anggaran budi daya tahun 2015. Jadikan laut masa depan bangsa, berarti eksploitasi laut sudah tidak boleh lagi semena-mena atau hanya satu generasi,” kata Susi Pudjiastuti saat membuka acara “Indonesia Aquaculture 2015.

Sebagaimana diberitakan, Dirjen Perikanan Budidaya KKP Slamet Soebjakto berpendapat, kepedulian perikanan budi daya terhadap lingkungan akan meningkatkan daya saing produk perikanan budi daya Indonesia di pasar regional maupun global. “Produk perikanan budi daya yang berasal dari wilayah atau unit usaha yang tidak merusak lingkungan akan memiliki nilai tambah,” ucapnya.

Slamet juga mengemukakan bahwa musim kemarau yang cukup panjang pada 2015 juga memerlukan beberapa strategi yang bisa dilakukan antara lain adalah mengurangi padat tebar, menerapkan sistem resirkulasi dan juga mengembangkan komoditas ikan lokal yang lebih adaptif terhadap perubahan musim yang ekstrem. Sebelumnya, KKP melakukan reformasi tata kelola anggaran dengan memberikan porsi yang lebih besar bagi pemangku kepentingan dalam rangka mengantisipasi kenaikan anggaran bagi KKP dalam APBN tahun 2016.

“Dalam Rancangan Undang-undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) Tahun 2016, KKP mendapatkan alokasi pagu anggaran sebesar Rp15,8 triliun atau naik 50 persen dari alokasi tahun 2015,” kata Sekretaris Jenderal KKP Sjarief Widjaja.

Menurut dia, hal tersebut berarti merupakan kepercayaan besar yang diberikan kepada KKP, sehingga reformasi dalam proses penyusunan anggaran dilakukan antara lain dengan memberikan porsi hingga 67 persen bagi pihak pemangku kepentingan sektor kelautan. (SP)

Click to comment
To Top
%d blogger menyukai ini: