Berita Pilihan

Tumpukan Harapan Dalam Kapsul Waktu

Bupati Berharap Kutim Jadi Zona Wisata Local Unique

 

?????????????

Sangatta, WARTAKUTIM.com – Kedatangan Tim Ekspedisi Kapsul Waktu (EKW) ke Kutai Timur, disambut langsung oleh Bupati Ardiansyah Sulaiman pada Rabu (28/10) di Masjid Agung Komplek Perkantoran Bukit Pelangi Sangatta. Dalam kesempatan tersebut, Bupati didampingi oleh seluruh pimpinan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah yang datang untuk melihat secara langsung bagaimana Tim EKW menjelaskan kedatangan mereka terkait tugas yang diemban dengan melakukan perjalanan keliling 34 Provinsi se-Indonesia.

Dalam kesempatan ini, Bupati menyampaikan tujuh harapan masyarakat Kutai Timur kepada Tim EKW yang datang menjelang Maghrib tersebut. Dari tujuh harapan yang disampaikan, harapan pada poin ke Enam dapat dikatakan merupakan sebuah harapan yang luar biasa. Mengingat harapan tersebut mampu menjadikan Kutim yang pada masa sekarang bertumpu pada sektor pertambangan dan perkebunan, meloncat jauh menjadi daerah yang mampu bertumpu pada sektor pariwisata.

Seperti diketahui bersama, untuk mengembangkan pariwisata di daerah pedalaman seperti Kutim tidaklah dapat dikatakan mudah. Mengingat konsep pariwisata bukanlah konsep yang mudah dibangun seperti membalikkan telapak tangan, karena tidak saja bertumpu hanya pada tersedianya objek pariwisata itu sendiri. Tetapi diperlukan perubahan pola pikir dan penguatan kemampuan masyarakat, untuk menjadikan kegeniusan lokal sebagai kekuatan luar biasa dalam mengangkat pariwisata sebagai terobosan lain dalam memaksimalkan pendapatan daerah. Dan harapan tersebut haruslah dimulai dari sekarang ini, agar kelak di tahun 2085 Kutim mampu menjadi daerah yang berpijak pada sektor pariwisata.

“Kami berharap Kutai Timur kedepan dapat terwujud sebagai zona pariwisata yang berkarakteristik local uniqe yang berbasis konservasi yang berkelanjutan seiring dengan sumber daya alam dan manusianya,” ungkap Ardiansyah Sulaiman. Itulah salah-satu dari tujuh harapan yang disampaikan pada Tim EKW 2015-1085 yang dikirim oleh Presiden Joko Widodo ke seluruh wilayah Indonesia, hingga berakhir pada akhir tahun di Merauke.

Click to comment
To Top