Warta Parlementeria

Legislator Dukung Kerja Sama KTI dan Serba Dinamik Bangun Power Plan

24cd6cb6-9764-402f-a21e-4530c627bf97

SANGATTA. Wakil Ketua Komisi A DPRD Kutai Timur (Kutim) H Agus Aras Se, menyatakan dukungannya terhadap rencana kerja sama Perusahan Daerah (Perusda) PT Kutai Timur Investama (KTI), dengan PT Serba Dinamik Group, yang akan membangun Power Plan di Sangatta.

Dukungan diungkapkan Agus pada Wartawan seusai mendengar presentasi dari Yauche Lizar, Direktur Operasional Serba Dinamika Grup, di Ruang Tempudau, Kantor Bupati Kutim dua hari lalu. “dari hitung-hitungan yang dipaparkan, sama kita lihat dari presentasi ini memang terlihat sangat menguntungkan antara menggunakan LNG, dari pada menggunakan solar. Jadi dari situ, kelihatannya sangat bagus,” katanya.

Namun bukan hanya sampai disitu, pihaknya juga harus memastikan terlebih dahulu, bagaimana kerja sama itu dilakukan, kemudian, harga jual listrik per KWH yang akan disalurkan ke Pemkab, apakah seperti PLN, atau seperti apa. “Jadi kalau memang menguntungkan kami akan dukung,” katanya. Apalagi, selain nantinya akan menghasilkan listrik, juga akan menghasilkan air bersih. “Dua-duanya produk ini kan masih sangat dibutuhkan di Kutim. Kalau memang menguntungkan, kami akan dukung,” katanya.

Sekedar diketahui, Agus Aras, adala satu-satunya anggota DPRD Kutim yang hadir dalam presentasi yang dilakukan PT Serba Dinamik Group dan PT KTI, terkait dengan rencana pembangunan power plan yang akan dilakukan di Sangatta.

Dalam presentasinya, PT Serba Dinamik mengatakan pihaknya sanggup membangun power plan sesuai dengan permintaan, dengan bahan bakar LNG. Produk sampingan dari power plan adalah panas tinggi sekitar 270 derajat celcius, yang dapat digunakan untuk prosesing air laut menjadi air minum.

“Air minum yang dihasilkan nantinya adalah dengan menggunakan panas berlebih dari Power Plan, untuk menguapkan air asin, dimana uapnya ini akan menjadi air minum yang sudah sangat bersih. Proses ini disebut desalinasi,” jelas Lizar.

PT SDG meyakinkan, jika ada orderan dari Pemkab Kutim, maka dia bisa membangun Power Plan dalam waktu 3 bulan, untuk bisa menghasilkan listrik.

“Mesin kami sudah ada satu yang siap. Tinggal dipasang, dalam waktu 3 bulan bisa operasi, kalau pemerintah mau,” katanya.

Sementara itu, Direktur KTI Suyono mengatakan kapasitasnya power plan tergantung dari permintaan pemerintah dengan kebutuhan lahan sekira dua sampai lima hectare.

Menurut Suyono, jika ini digunakan di Kompleks Perkantoran Bukit pelangi, maka mampu menghemat Rp 247.116.600 juta untuk kapasitas power plan dengan daya 3 MW per bulan.

Suyono mengaku akan menyeriusi investasi yang bakal ditanamkan Serba Dinamika Grup. Melihat perusahaan tersebut menjamin investasi pembangunan power plan dengan biaya pribadi atau investasi murni.

Karena itu, dalam beberapa hari ini PT KTI bersama PT Serba Dinamika Grup akan melakukan penandatanganan MOU kerja sama pembangunan power plan untuk kawasan perkantoran Bukit Pelangi Kutim. Karena kawasan ini juga masih bergantung pada power plan dengan bahan baku solar.(ADV/ed)

Click to comment
To Top
%d blogger menyukai ini: