Hukum Dan Kriminal

Pelaku Perampokan Toko Emas Di Bontang Diringkus Polisi

Tersangka Perampokan beserta Pembunuhan Daeng Aro, diamankan jajaran Unit Opsnal Polres Berau, Sabtu (23/1) sekira pukul 08.15 Wita. (foto : Bontangpost.com)

Samarinda – Keberhasilan Polisi, dalam meringkus pelaku perampokan disertai pembunuhan sebuah toko emas di kota bontang pada awal tahun ini, patut di acungkan jempol.

Menurut Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Kaltim Komisaris Besar Fajar Setiawan yang dihubungi dari Samarinda, Sabtu sore seperti dikutip dari Kantor berita antara Kaltim, saat ini dua pelaku perampokan disertai pembunuhan, telah telah diamankan pihak kepolisian.

Dia menyebutkan dua pelaku yang telah diamankan adalah, bernama Aro bin Daeng Salassa (28) dan Daeng Nae (35) yang diduga merupakan otak pelaku perampokan disertai pembuhan. Penangkapan tersebut dilakukan aparat gabungan

Fajar menjelaskan, awalnya polisi berhasil menangkap Daeng Nae, yang di tangkap di kampung halamannya Kampung Pammelangan Desa Bontomarannu Kecamatan Uluere Kabupaten Bantaeng, Jumat (22/1) sekitar pukul 04.00 Wita.

Penangkapan Daeng Nae kata dia, terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas akibat mencoba melawan petugas saat akan diringkus oleh aparat gabungan Polres Bontang berama Unit Jatanras Polda Kaltim, dan Resmob Polda Sulawesi Selatan (Sulsel).

Dari Keterangan Daeng Nae, polisi berhasil mengembangkan dan akhirnya menangkap pelaku lainnya bernama Aro bin Daeng Salassa. “Penangkapan Aro tersebut berdasarkan pengembangan dari penangkapan Daeng Nae di Kabupaten Bulukumba, Sulsel, sehari sebelumnya,” katanya

Dia menambahkan, Aro diringkus tim gabungan Satreskrim Polres Bontang dan Jatanras Polres Berau serta unit Jatanras Polda Kaltim, di rumah mertuanya di Kabupaten Berau,pada Sabtu (23/1) Pagi sekitar pukul 08.15 Wita .

Dengan tertangkapnya dua pelaku perampokan tersebut lanjutnya, polisi saat ini masih memburu dua pelaku lainnya.”Dua orang pelaku masih dalam pengejaran sementara pelaku yang sudah tertangkap langsung dibawa ke Polres Bontang,” ujarnya.

Seperti diketahui, Kasus perampokan yang berlangsung di toko emas Sejati di Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Berebas Tengah, Kecamatan Bontang Selatan, terjadi pada Minggu (10/1) sekitar pukul 10.15 Wita.

Pada peristiwa tersebut, pelaku mengjarah emas 61,300 gram yang nilainya mencapai Rp 29 juta dan menghabisi nyawa nyawa pemilik toko emas Sejati Haji Amir (48) dengan 18 luka bacok di tubuhnya,. (Sumber : Antarakaltim.com)

Click to comment
To Top
%d blogger menyukai ini: