Berita Pilihan

Ditiduri Pacar Dan Teman Pacarnya Hingga Hamil. Ibu Remaja Ini Lapor Kepolisi

Ilustrasi

Sangatta,(wartakutim.com) – Seorang Siswi Kelas I SMA di Sangatta, sebut saja Mawar, mengaku telah disetubuhi pacar dan teman pacarnya hingga hamil tujuh bulan.

Informasi yang diperoleh, korban sudah hamil tujuh bulan setelah melakukan hubungan badan dengan pacarnya sebut saja Donjuan (22). Parahnya lagi, pacar korban juga memberikan kesempatan kepada temannya Sebut saja Donlesi (23) untuk berhubungan badan dengan Mawar.

Awalnya, Mawar enggan bercerita kepada orang tuanya atas kehamilannya tersebut. Kehamilan Mawar terungkap setelah Ibu remaja berusia 15 tahun itu, menaruh kecurigaan terhadap Mawar, yang melihat perubahan fisik dan prilaku anaknya tersebut.

Kepada sang ibu, Mawar mengaku jika dirinya telah dihamili oleh pacar dan teman pacarnya. Bagai disambar petir disiang bolong, ibu Mawar, kemudian langsung malaporkan dugaan kasus pencabulan terhadap anaknya tersebut ke kepolisian, selasa (2/2) lalu.

Pasca mendapatkan laporan, polisi dengan sigap dan cepat langsung mengamankan kedua pelaku dirumahnya masing-masing. Guna proses penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut, untuk sementara keduan pelaku kini diamankan di Polres Kutim.

“Pelakunya adalah pacar korban dan teman dari pacarnya. Kejadianya ini sebenarnya sudah lama sekitar bulan Juni 2015 lalu. Cuman kasusnya baru ketahuan saat ini. Korban menceritakan kepada ibunya. Saat ini korban sudah hamil 7 bulan,” kata Kapolres Kutim AKBP Anang Triwidiandoko didampingi Kasat Reskrim AKP Andika Dharma Sena, Kamis lalu

Sementara untuk barang bukti yang telah diamankan kepolisian berupa pakaian-pakaian korban. Kemudian korban juga sudah dilakukan proses USG.

“Korban ini masih pelajar SMA Kelas I. Untuk kedua pelaku sudah diamankan dan saat ini dalam proses pemeriksaan. Jika bukti-bukti yang menguatkan itu sudah cukup, maka keduannya akan langsung kami proses,” tutur AKP Andika.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya di mata hukum, kedua pelaku terancam disaksi pasal 76.b jo pasal 82 ayat (1) dan (2) Undang-undang (UU) Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak atau pasal 64 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman pidana kurungan penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun

Click to comment
To Top