Berita Pilihan

Dewan Lirik Budidaya Rumput Laut dan Wisata Teluk Kaba

budidaya rumput laut, teluk kaba, memiliki potensi besar untuk meningkatkan ekonomi masyarakat setempat. Bukan hanya itu, Teluk Kaba juga potensial untuk objek wisata .

teluk kaba

SANGATTA – DPRD Kutai Timur (Kutim) mengadakan kunjungan di Desa Teluk Kaba, Kecamatan Sangatta Selatan. Kunjungan tersebut untuk meninjau langsung budidaya rumput laut yang di kelola oleh masyarakat.

Wakil Ketua DPRD Kutai Timur Encek Firgasi mengatakan budidaya rumput laut, teluk kaba, memiliki potensi besar untuk meningkatkan ekonomi masyarakat setempat. Bukan hanya itu, Teluk Kaba juga potensial untuk objek wisata .

Dengan berbagai potensi tersebut, rombongan DPRD Kutim Rabu (24/2) lalu, dipimpin langsung Wakil Ketua II DPRD Kutim Encek UR Firgasih menyempatkan waktu untuk meninjau langsung lokasi bididaya rumput laut tersebut. Kegiatan yang bertempat di Demaga I Teluk Kaba, Desa Sangkima Lama ini dihadiri juga oleh anggota DPRD Kutim lainnya, seperti Siang Geah, Burhanuddin, Leny Susilawati, Kamsiah Rahman, Adi Sutianto, Arfan, Arang Jau, Angga Redi Niata, Uce Prasetyo dan Suriati. Sementara dari perwakilan masyarakat, hadir ketua-ketua kelompok tani rumput laut, nelayan dan para tokoh masyarakat setempat. Di lokasi itu, rombongan anggota dewan juga mengadakan dialog bersama masyarakat membicarakan pengembangan hasil laut itu.

“Kunjungan kerja ini sengaja kami laksanakan, tujuannya untuk meninjau langsung budidaya rumput laut yang dilakukan masyarakat di Desa Teluk Kaba ini. Setelah kami tinjau, memang budidaya rumput laut ini bisa jadi salah satu sumber ekonomi masyarakat nantinya,” kata Encek saat berdialong langsung dengan masyarakat setempat, Rabu (24/2) lalu.

Hal senada diungkapkan Ketua Komisi A DPRD Kutim Agiel Suwarno. Agiel mengatakan, kegiatan tersebut juga menindaklanjuti undangan masyarakat Teluk Kaba yang meminta DPRD untuk berkunjung ke tempat mereka.

“Dari pertemuan ini, masyarakat mengharapkan dukungan dari dewan untuk mengembangkan hasil laut yang ada di tempat tersebut. Supaya hasil laut di Teluk Kaba ini bisa dikembangkan, kami juga mengajak teman-teman yang ada di beberapa instansi terkait di Pemkab Kutim. Seperti Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) , bisa membantu mengawal dan mengembangkan budidaya rumput laut yang ada di Teluk Kaba ini,” katanya.

Dikatakan, dengan keterlibatan semua pihak terkait, semua potensi laut yang ada di Teluk Kaba dapat digali dan dikembangkan. Selain dapat menjadi sumber pendapatan ekonomi masyarakat setempat, nantinya bisa menjadi sumber pendapatan asli daerah (PAD) bagi Kutim.

“Potensi laut di Teluk Kaba luar biasa. Saya kira tinggal menunggu sentuhan program dan bantuan dari pemerintah saja lagi. Kami di DPRD Kutim, lewat kebijakan-kebijakan yang ada, akan mencoba mendorong pengembangan potensi laut di tempat ini. Khususnya pengembangan budidaya rumput laut yang sudah lama dikembangkan masyarakat,” kata Agiel.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi C DPRD Kutim Sayid Anjas mengatakan , selain potensi budidaya rumput laut, juga ada potensi wisata laut kawasan pantai Teluk Kaba. Sebab pantai Teluk Kaba memiliki eksotis laut yang luar biasa, terutama terumbu karangnya yang masih alami.

“Potensi wisata di Teluk Kaba ini cukup menarik, lautnya masih sangat bagus, terus tempatnya juga lumayan mudah dijangkau. Makanya, kalau dikembangkan, saya kira bisa menjadi salah satu alternatif tempat wisata bagi masyarakat Kutim kedepannya,” kata politisi partai Golkar ini.

Hanya saja, untuk mengembangkan wisata di Teluk Kaba dalam waktu dekat belum dapat dilakukan. Itu dikarenakan, kawasan tersebut masuk dalam wilayah konservasi Taman Nasional Kutai (TNK). Meski demikian, kalau sekedar jadi pilihan destinasi wisata, Teluk Kaba bisa jadi pilihan tepat bagi masyarakat.

“Daerah inikan masuk kawasan TNK, makanya masih belum bisa dikelola. Tapi kalau sudah dienclave nantinya, saya yakin jika dikelola dengan baik oleh pemerintah, Teluk Kaba dapat jadi tempat destinasi yang luar biasa kedepannya,” katanya. (ADV/wal)

Click to comment
To Top
%d blogger menyukai ini: