Berita Pilihan

Guru SMK Ikuti Pelatihan Guru Produktif

Para peserta TGP berpose bersama sebelum kegiatan di SMKN I Bengalon.

SANGATTA,wartakutim.com – Sebanyak 17 orang guru jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR) dari tujuh Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kutai Timur, mengikuti kegiatan Training Guru Produktif (TGP), di SMKN I Bengalon. TGP itu menghadirkan para trainer dari Departemen Maintenance System, PT Kaltim Prima Coal (KPC).

Superintendent Maintenance Training and Development Bustomi Asrof mengatakan, training itu akan dilakukan secara bertahap selama kurang lebih satu bulan dan telah dimulai pada, Senin (11/4) lalu. Menurut Tomi, sapaan akrab Bustomi Asrof, ada sembilan modul yang akan diberikan dalam training tersebut.

Setiap modul, lanjut Tomi, akan memakan waktu sekitar dua sampai tiga hari. “Ada Sembilan modul dalam pelatihan ini. Sembilan modul tersebut merupakan inti dari sistem kendaraan ringan,” ujar Tomi, Rabu (13/4).

Tomi lebih lanjut mengatakan, untuk mencapai hasil terbaik dari TGP itu, pihaknya akan menurunkan trainer terbaik yang telah berpengalaman. Umumnya mereka telah mengajar untuk karyawan KPC sendiri, Balai Latihan Kerja (BLK) Kutai Timur dan menjadi training mechanic apprentice.

Kepala SMKN I Bengalon Puji Astuti Rahayu Effendi MPd mengatakan, apresiasi tinggi atas peran KPC untuk kemajuan SMK di Kutai Timur. “Ini kontribusi yang sangat bermanfaat. Saya apresiasi tinggi dengan peran KPC ini,” kata Puji.

Puji lebih lanjut mengatakan, selama ini para guru jurusan Teknik Kendaraan Ringan, lebih teoritis seperti halnya guru sekolah umum. “Tapi nanti dengan adanya TGP ini, para guru lebih memahami praktek kendaraan ringan. Kami percaya itu sebab para trainer dari KPC ini memiliki standar tinggi dalam pengajaran modul pelajaran,” ujar Puji.

Kepala Unit Pelaksana Tugas Daerah (UPTD) Dinas Pendidikan Abdulah membenarkan, training sistem kendaraan ringan untuk para guru SMK, sangat dibutuhkan di Kutai Timur. “Training ini sangat dibutuhkan untuk guru SMK. Nanti guru-guru tidak hanya teoritis, tapi sungguh memahami sistem kendaraan ringan,” ujar Abdulah.

Abdulah sendiri mengakui, peran KPC dalam dunia Pendidikan di Bengalon, sudah berlangsung sejak tahun 1998 silam. “KPC membantu Bengalon ini sejak tahun 1998 lalu. Saya ucapkan terima kasih. Hebat KPC ini, meskipun batubata harganya anjlok, tapi masih saja membantu. Kita doakan semoga KPC tetap beroperasi dengan baik,” ujar Abdulah.

Manager Bengalon Community Relation and Development (BCRD) Wawan Setiawan mengatakan, era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) saat ini, mengharuskan lulusan sekolah bisa mengikuti standar ASEAN. Training yang diberikan itu, menurut Wawan, merupakan salah satu upaya untuk mencapai standar MEA tersebut.

“Guru-guru sekarang ini harus bisa mengikuti standar MEA. Saya membayangkan nanti lulusannya bisa bekerja di ASEAN. Untuk modul, kami telah rancang untuk mengikuti standar MEA tersebut,” kata Wawan.(*).

Materi Pelatihan Guru Produktif SMK Kutai Timur
Paket keahlian teknik kendaraan ringan
1. System EFI and Common Rail
2. Injection Engine Diesel
3. Transmission Automatic
4. Wheel Balance and Tyre Changer
5. Charging System
6. Air conditioning (AC)
7. Electronic Power Steering (EPS)
8. Power window, alarm and central lock
9. Ignition System

Click to comment
To Top