Berita Pilihan

Bupati : Tak Perlu Tunggu Masyarakat Teriak

Ismunandar copySANGATTA. Bupati Kutai Timur (Kutim) Ismunandar mengatakan pihaknya tidak perlu menunggu masyarakat teriak, karena kelaparan, namun kini setiap ada laporan, harus langsung ditangani. Tentu dengan memberikan bantuan beras, baik dibeli dari dana kantong pribadi, maupun bantuan kebencanaan.

“Jadi ada laporan kelaparan, langsung kita tangani. Kita berikan beras langsung, karena kalau kasih bibit, dalam kondisi sekarang mungkin belum tentu tumbuh, selain itu, masih butuh proses, baru bisa panen, karena itu langsung diberikan bantuan beras saja,” katanya.

Hal ini dilakukan karena dia mengetahui kondisi sekarang, karena kemarau berkepanjangan. Dimana banyak petani gagal panen. Seperti dilakukan beberapa hari lalu, saat dirinya menyerahkan bantuan beras sebanyak 1,5 ton kepada Posko Gagal Panen di Dusun Rindang Hijau Km 15 poros Sangatta – Bontang. Tidak menutup kemungkinan, bantuan serupa juga akan diberikan kepada Kecamatan-kecamatan yang mengalami gagal panen.

Dikatakan, beberapa hari lalu juga ada laporan dari warga Kecamatan Long Mesangat yang menyebutkan bahwa di daerah mereka terjadi bencana kelaparan akibat gagal panen dan kemarau berkepanjangan. Karena itu, dia kaget dan meminta aparat terkait untuk segera menindaklanjuti laporan warga tersebut. Dia meminta kepada Dinas Pertanian Kutim dan Camat Long Mesangat untuk melakukan pengecekan di lapangan, apa benar telah terjadi bencana kelaparan. Karena menurutnya jangan sampai warga sudah berteriak namun ternyata belum ada tindakan apa-apa dari pemerintah.

“Pesan itu saya terima tanpa nama dan mengaku warga Long Mesangat. Namun setelah saya hubungi kembali, ternyata nomor HP-nya tidak dapat dimenghubungi lagi,” katanya.

Dikatakan, kelaparan mungkin ada tapi tidak terjadi massal, karena gagal panen. Selain Kecamatan Long Mesangat, beberapa kecamatan lainnya yang juga mengalami gagal panen. Seperti Muara Bengkal, Muara Ancalong dan Teluk Pandan.

Untuk meminimalisir masalah ini, Bupati Ismunandar meminta, agar instansi terkait bisa mengitung dan memperkirakan persediaan pangan, baik di Kecamatan maupun di daerah ini. Hal ini untuk mengantisipasi, jika ke depan terjadi musibah kemarau panjang yang mengakibatkan gagal panen, maka sudah ada persiapan bahan pangan, terutama beras dan persediaan air. Untuk itu, nantinya akan dibangun embung-embung air dan lumbung-lumbung beras di masing-masing kecamatan. (Ima)

Click to comment
To Top