Peristiwa

Bupati : Kutai Timur Jangan Lagi Ambil Qori-Qoriah Impor

BUoati Kutim Ismunanda
Sangatta – Bupati Kutai Timur Ismunandar mengingatkan seluruh peserta Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XII Kutai Timur untuk tidak lagi menggunakan qori dan qoriah impor atau mengambil dari daerah lain hanya demi untuk merebut gelar juara umum.

Peringatan itu dikemukakan Bupati Kutim ketika memberi sambutan pada pembukaan MTQ XII Kutai Timur di Masjid Agung Bukit Pelangi, Sangatta, Senin malam (18/4/2016) kemarin, yang diikuti rombongan kafilah dari 18 kecamatan.

“Karena ambisi untuk menjadi juara umum, lalu kita mengambil qori dan qoriah dari daerah lain. Itu kebanggaan sesaat, karena ketika qori-qoriah impor itu kita ikut sertakan dalam MTQ se Provinsi Kaltim, mereka didiskualifikasi karena terdaftar di daerah lain,” katanya.

Sejak saat ini, saya mengajak seluruh guru dan pembina untuk memberdayakan anak-anak warga Kutai Timur sendiri untuk bertanding.

Pada bagian lain, Bupati Kutim juga menyampaikan persetujuannya atas usulan dan saran dari berbagai lapisan masyarakat dan para ulama agar kegiatan MTQ penyelenggaraannya dikembalikan ke kecamatan-kecamatan.

“Saya setuju dan mendukung penyelenggaraan MTQ mulai tahun depan dilaksanakan di kecamatan, dan hal ini sangat sejalan dengan moto pembangunan Kutai Timur, yaitu Membangun Desa,” kata Ismunandar.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan Kutim akan menjadikan masyarakat desa dan masyarakat kecamatan sebagai subyek pembangunan, termasuk di dalamnya pembangunan di bidang keagamaan.

“Saya harapkan MTQ kali ini sukses dan menghasilkan para juara yang akan membawa Kutai Timur meraih hasil terbaik di MTQ Provinsi Kaltim. Saya juga berharap di MTQ Kaltim, kafilah Kutai Timur dapat meraih posisi lima besar,” kata Ismunandar

Sumber : Pilarkaltim.com
Click to comment
To Top
%d blogger menyukai ini: