Berita Pilihan

RSUD Kudungga Akan Terima 65 Karyawan Baru

Orientasi para perawat baru di RSUD

SANGATTA. Rumah Sakit Daerah (RSUD) Kudungga, Sangatta, yang telah menjadi badan layanan umum (BLU), kini memiliki pegawai sendiri. Setidaknya, ada 65 pegawai, yang direkrut untuk melayani ratusan pasien di rumah sakit type B, itu yang sudah terakreditasi itu, tanpa harus melibatkan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) .

Direktur RSUD Kudungga dr Bahrani Hasanal didampingi Kabid Pengembangan dan Baku Mutu dr Shenni Paradise mengatakan, penambahan pegawai, karena kebutuhan layanan rumah sakit. Sebab rumah sakit yang telah terakreditasi seperti RSUD Kudungga, wajib membaerikan pelayanan prima bagi semua pasiennya. Diantaranya yakni, dengan menyiapkan tenaga medis dan kesehatan yang mumpuni dibidangnya masing-masing.

Karena itu, 65 pegawai yang baru diterima pihak RSUD Kudungga, Kamis (27/4) kemarin, diberikan pembekalan tentang dasar-dasar pelayanan kesehatan dan struktur organisasi rumah sakit yang awal April lalu baru mereka rekrut.

dr Sheinni Paradise menerangkan, kegiatan pembekalan yang akan dilaksanakan selama 3 hari itu, diberikan dengan tujuan untuk mewujudkan pelayanan prima bagi pasien.

“Yang kami berikan pembekalan ini, adalah mereka yang baru kami rekrut. Mereka ini terdiri dari tenaga perawat, dan beberapa tenaga kesehatan lainnya. Mereka kami berikan juga pengetahuan tentang visi, misi dan struktur organisasi RSUD Kudungga,” katanya.

Termaksud wawasan tentang Langkah Pertama Dalam Melakukan Pertolongan Kesehatan (P3K), Basic Life Support (BLS) dan beberapa keterampilan dasar kesehatan lainnya. “Pembekalan umum ini akan dilaksanakan selama tiga hari. Satu orang minimal akan kami berikan waktu 15 menit, untuk menerapkan ilmu-ilmu kesehatan yang mereka miliki,” katanya.

Menurutnya, dengan status tipe B yang disandang RSUD Kudungga Sangatta, maka pihaknya berkewajiban untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Sebab, selain ketersedian sarana dan prasarana, maupun alat kesehatan yang memadai, pelayanan juga merupakan hal penting penentu status sebuah rumah sakit.

“Semua tenaga kesehatan, berkewajiban memberikan pelayanan prima terhadap pasien. Itu yang kami tekankan kepada mereka yang mengikuti pembekalan ini,” kata Sheinni.

Selain itu, untuk melihat indek kepuasan setiap pasien, pihak RSUD Kudungga Sangatta juga memberikan kertas kepada para pasien yang telah dirawat. “Nah, jika ada saran kami persilahkan untuk disampaikan, supaya kami bisa memperbaikinya. Termaksud kalau ada perawat, bidan dan dokter yang tidak melayani dengan baik, maka nanti bisa dievaluasi,” katanya.

Click to comment
To Top
%d blogger menyukai ini: