Ragam

PWGT Ibadah Paskah di Town Holl

paska II

SANGATTA. Persatuan wanita Geraja Toraja (PWGT) Jemaat Prima Sangatta, mengadakan ibadah, dengan warna, dan situasi baru Sabtu (30/4) . Dimana ibadah dalam rangka memperingati kebangkitan Tuhan Yesus Kristus atau Isa Almasih diperingati di lapangan, Town Holl, Desa Swarga Bara, Sangatta. Ini berbeda dengan ibadah yang dilaksanakan secara rutin, yang dilaksanakan di gereja- gereja.

Dalam ibadah ini, juga diadakan ramah tamah. Dimana PWGT, menyediakan konsumsi, untuk dimakan bersama di lokasi tersebut. Bahkan mereka juga mengadakan berbagai lomba sebagai hiburan, dengan hadia yang mereka siapkan, dari uang yang mereka kumpulkan dari tiap-tiap anggota, untuk menyemarakkan ibadah . Dan yang utama, ibadah diisi khotbah dari Pendeta Obet Langden Sth serta puji-pujia dari warga ratusan warga jemaat yang hadir.

Meskipun ibadah dilaksanakan di ruang terbuka, namun tetap berlangsung khikmat. Ibadah dipimpin Pdt Obet Langden STh, dengan tema “Maut dimanakah Sengatmu, yang terambil dari I Korintus 15 ayat 54- 58”, dimulai sekitar pukul 9.30 Witah, dan berakhir sekitar pukul 11.00 Witah.

Dalam khotbahnya, pendeta tampak mengajak jemaat untuk berinteraksi , untuk membayangkan peristiwa kebangkitan Yesus, sekitar 2000 tahun lalu, yang tertuang dalam Alkitab. Jemaat diajak berdiskusi, dengan pertanyaan,

“seandainya kamu yang alami, melihat kuburan kosong saat itu, apa yang mungkin akan kamu alami. Apakah akan ketakutan, atau seperti apa?” tanya Pendeta.

Berbagai jawabannya pun, muncul, sesuai dengan hati nurani mereka masing-masing. Ada yang merasa kalau dia yang temuka kuburan kosong, karena jasat Yesus dipindahkan, ada pula yang mengaku akan ketakutan, karena khawatir pengikut Yesus lainnya, bisa jadi korban.

Namun jawaban satu, menurut pendeta, dengan kebangkitan Yesus, maka kematian yang menjadi peristiwa kehidupan manusia yang paling ditakuti, setelah kebangkitan Yesus, menjadi tak berarti lagi, karena Yesus telah mengalahkan maut. Kebangkitan menjadi proses penyelamatan manusia yang dilakukan Tuhan, dalam Yesus Kristus,”katanya. (ADV/Imanuel)

1 Comment
To Top