Warta Parlementeria

Jangan Sampai Dana Rp 2 Milliar Untuk Tiap Desa, Tumpang Tindih Dengan Aspirasi

Terangkan

Sangatta, wartakutim.com – Terkait adanya dana sebesar Rp 2 Milliar untuk tiap desa dalam program pemerintah daerah, maka pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) melakukan sosialisasi ke kecamatan-kecamatan untuk bertemu dan bertatap muka dengan masyarakat. Maksud pertemuan tersebut dilakukan ialah agar adanya program pemerintah tersebut, tidak terjadi tumpang-tindih atau kesamaan dengan program yang melalui  aspirasi anggota DPRD.

Hal ini dijelaskan oleh Ketua Badan Legislatif (Baleg) DPRD Kutai Timur Mastur Djalal, saat ditemui langsung oleh Wartakutim.com belum lama ini. Menurutnya pertemuan dilakukan untuk mengetahui sejauh mana masyarakat menanggapi program sebesar Rp 2 milliar per desa.

“Semisal beberapa waktu lalu saat reses di Muara Wahau, kita jelaskan dan kemudian kita sandingkan program dari pemerintah agar tidak terjadi tumpang tindih dengan program aspirasi dewan. Sehingga masukkan kita adalah agar pihak desa melaksanakan program pemerintah sebaik mungkin, dan membedakannya dengan program aspirasi dewan,” ujarnya.

Pada tahun anggaran 2016, pihak DPRD sudah memprogramkan dana aspirasi seperti perbaikkan infrastruktur yang terkait dengan kepentingan umum. Mulai dari perbaikkan jalan, irigasi lahan pertanian, penerangan jalan. Program-program yang telah disampaikan pada reses akhir tahun 2015 lalu, dan telah dijalankan sekarang di 2006 ini.

“Penyempurnaan program akan terkoneksi dengan program yang digulirkan oleh pimpinan terpilih Kutim yang baru, yakni saudara H. Ismunandar dan Kasmidi Bulang. Sehingga pada 2017 mendatang, tinggal bagaimana mengkoneksikan dengan aspirasi masyarakat yang berada di tingkatan paling bawah untuk menyamakan tujuan. Untuk itulah fokus kita tetap pada tiga hal utama, yakni perbaikkan infrastruktur, sarana listrik dan ketersediaan air bersih bagi warga,” ungkap politikus asal Partai Hanura ini.

Click to comment
To Top
%d blogger menyukai ini: