Advetorial

Yulianus Palangiran, SE

Yulianus Palangiran, SE adalah politisi yang namanya tercatat sebagai anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Kutai Timur. Pria yang lahir 6 Desember 1965 ini terpilih menjadi anggota DPRD dari Dapil Kutim 2 dengan perolehan suara sebanyak 2143 Suara

Yulianus_Palangiran_SE Yulianus Palangiran
Legislator Fraksi Demokrat
Nama Lengkap : Yulianus Palangiran, SE
Profesi : Politisi
Agama : Kristen
Tempat Lahir : Tanah Toraja (Sul-Sel)
Tanggal Lahir : 7 Desember 1965
Nama Istri : Dorce Manggopo
Anak : 4 Laki-Lak
  1. Sandrianus Rio
  2. Jepi
  3. Eksi
  4. Wempi

Alamat  : Jl. Gang Nuri Kampung Tator, desa Singa Gembara Kecamatan Sangatta Utara.

BIOGRAFI :


Yulianus Palangiran, SE adalah politisi yang namanya tercatat sebagai anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Kutai Timur. Pria yang lahir 6 Desember 1965 ini terpilih menjadi anggota DPRD dari Dapil Kutim 2 dengan perolehan suara sebanyak 2143 Suara.

Anggota DPRD dua priode ini, tidak lama lagi akan di lantik menjadi wakil ketua DPRD I mengantikan Alfian Aswan yang mengundurkan diri karena mengikuti pilkada Kutim 2015 lalu. Proses Pelantikan Yulianus, saat ini masih menunggu hasil rapat paripurna lanjutan Penetapan dan pengangkatan Yulianus sebagai wakil ketua DPRD Kutim mengantikan Afian Aswad setelah Pergantian Antar Waktu (PAW) sisa masa jabatan.

Terbukanya perusahaan tambang PT. Kaltim Prima Cool (KPC) di Kutim. Pada akhir tahun 1991 Yulianus hijrah  dari tanah kelahirannya Toraja ke Sangatta.

Pada Tahun 1996, pria yang di karunia empat orang putra ini,  diterima bekerja di salah satu perusahaan Subkon Pt. KPC menjadi Security. Selama 5 tahun lebih dia merasakan pahit manisnya bekerja sebagai Petugas keamanan.

Pada tahun 2001, Politisi Demokrat ini, diterima sebagai operator di perusahaan tambang Pt. KPC. Hampir kurang lebih empat tahun Yulianus mengabdi di perusahaan tambang terbesar Asia tenggara tersebut.

Setelah Resign dari PT. KPC, Yulianus mengemban tugas kepala desa Singa Gembara. Dia menjabat kepala desa selama satu priode 2004-2009. Menjadi seorang kepala desa bukanlah atas keinginannya. politis asal Toraja ini di minta oleh tokoh masyarakat (Tomas) untuk maju dalam pemilihan kepala (Pilkades) desa Singa Gembara.

Awalnya, dia menolak untuk mengikuti Pilkades tersebut. Yulianus bahkan tidak mengetahui kalau namanya sudah di daftarkan sebagai calon Kades. Namun, setelah dia mempertimbangkannya, dia pun mau menerima tawaran itu. Keyakinan para tomas terbukti dengan terpilihnya ayah empat orang putra ini sebagai kades menyisihkan 5 kandidat lainnya.

Karir politik Yulianus di mulai pada tahun 2004 saat dia mengikuti Pileg. Pada saat itu dia diajak Alm H. Suardi untuk menjadi pengurus sekaligus jadi calon legislative partai Demokrasi Kedaulatan (PDK) Kutim. Sayangnya, Meski dia memiliki suara tertinggi pada Pileg 2004 lalu, Yulianus harus menyerakan suaranya ke caleg nomor 1  Alm H. Suardi untuk duduk menjadi anggota dewan. karena pada saat itu pileg masih menggunakan system nomor urut.

Di tahun 2009 Yulianus kembali dilamar oleh H. Abdal Nanang Ketua Partai Kedaulatan Kutim. Ia diminta untuk  bergabung dan menjadi caleg di Partai Kedaulatan. Tanpa pikir panjang, Yulianus menerima tawaran tersebut, karena pileg 2009 sudah menggunakan sistem pemilihan suara terbanyak. Akhirnya, pada saat itu pria yang masih mentok dialeg Torajanya itu terpilih dengan suara dan berhak duduk menjadi anggota DPRD Kutim.

Pada pileg tahun 2014 lalu, Yulianus masih ingin mencalonkan menjadi DPRD Kutim. Namun, sayangkan partai kedaulatan tidak lolos verifikasi di pusat dan tidak berhak mengikuti pemilu. Meskipun partanya tidak lolos tawaran tetap datang kepadanya.

Setahun menjelang pileg 2014, Pria kelahiran 7 Desember 1965 itu mendapat tawaran dari mantan Bupati Kutim Isran Noor dan ketua DPC Partai Demokrat Alfian Aswad untuk menjadi caleg di partai berlambang mersi tersebut. Diapun menerima tawaran tersebut dan akhirnya duduk menjadi anggota DPRD Kutim untuk ke dua kali.

Keberuntungan kembali datang kepadanya. Meskipun dia baru bergabung dengan partai Demokrat Kutim, Namun dia dipercayakan untuk menjadi wakil ketua DPRD Kutim I menggantikan Alfian Aswad yang mundur karena maju menjadi calon bupati Kutim pada pemilu 2015 lalu.

PENDIDIKAN :


  • 1978 : SD Negeri Leppang Tanah Toraja
  • 1981 : SMP Negeri 1 Ulu Salu Tanah Toraja
  • 1984 : SMA Katolik Tanah Toraja
  • 1990 : Kristen Indonesia (UKI) Paulus Makassar –Jurusan Ekonomi Manajemen

 

KARIR :


  • 1996-2001 : Security Subcont Pt. KPC
  • 2001-2004 : Opertor PT. KPC
  • 2004-2009 : Kepala Desa Singa Gembara
  • 2009-2014 : Anggota DPRD Kutim asal Partai Kedaulatan
  • 2014-2019 : Anggota DPRD Kutim Asal Partai Demokrat
4 Comments
To Top