Berita Pilihan

Bupati dan Ketua DPRD Ini Kecewa Karena Dilarang Masuk di Acara Pembukaan Munaslub Golkar

Suasana riuh diluar gedung BNDCC tempat berlangsung pembukaan munaslub golkar

BALI,WARTAKUTIM.com – Pembukaan Musyawara Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar yang digelar di Bali Nusa Dua Convention Center ( BNDCC) telah resmi dibuka Presiden Joko Widodo, sabtu (14/5) sekitar pukul 20.30 wita.

Namun, cukup disayangkan. Pada pembukaan tersebut sejumlah DPD I dan DPD 2 asal provinsi Aceh, Riau, Lampung, Sumatra, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Utara, tak dapat mengikuti acara tersebut. Padahal mereka yang hendak mengikuti pembukaan Munaslub tersebut merupakan pemilik suara yang natabennya menjabat ketua dan sekertaris partai di daerah mereka.

Berdasarkan pantauan wartakutim digedung BNDCC, sejumlah pengurus yang hendak memasuki arena Munaslub tersebut tidak diperbolehkan masuk petugas keamanan dari AMPG Golkar. Dan dari informasi yang di dapatkan, Larangan itu diberlakukan karena permintaan dari Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) Jokowidodo.

“Ruangan sudah penuh dan ada permintaan Paspampres untuk melarang siapapun yang hendak masuk,” Kata salah seorang petugas keamanan dari AMPG yang memberikan pengertian kepada Pengurus DPD I asal Aceh dan Riau.

Mendengarkan perkataan tersebut, Sontak membuat kecewa Bupati dan Ketua DPD II Nagam Raya Aceh serta Rodi Wijaya ketua DPR yang juga menjabat sebagai wakil ketua DPRD Lubuk Lingga Riau.

“Untuk apa kami datang jauh jauh ke Bali kalau tidak bisa masuk di acara pembukaan ini. Kami ini pemilik suara dan kami juga punya kursi didalam. Siapa yang mengisi tempat kamo di dalam?,” kata Wakil Ketua DPRD Lubuk Lingga sambil memperlihatkan ID Cartnya.

Hal senada juga diutaraka Bupati Nagam Raya. Dia menambahkan, jika pihaknya tak dapat memngikuti acara tersebut, pihaknya akan kembali kekampung halamannya.

“Kau begitu kami kembali aja, ndak usah mengikuti Munaslub besok. Ini akan kami laporkan ke ketua SC Nurdin Halik.” Ujarnya dengan penuh rasa kecewa.

Selain itu beberapa pengurus DPD I dan DPD II asal Sul-Sel, Sulteng, dan Lampung akan memboikot kegiatan Munaslub Partai beringin itu.”kami mau boikot kegiatan ini dengan tidak aka menghadiri besok,” teriak salah seorang pengurus DPD asal Sul Sel,” tegasnya.

Meskipun telah melakulan negosiasi denga pengurus. Namun APMG bersikuku tetap melarang mereka masuk di pembukaan tersebut. Bahkan awak media pun yang hendak meliput kegiatan tersebut dilarang memasuki pembukaan munaslub tersebut. (WAL)

1 Comment
To Top
%d blogger menyukai ini: