Berita Pilihan

MTQ Provinsi! Ajang Meningkatkan Prestasi

Muhammad Fathoni salah-satu Qori asal Kutim, yang mengikuti Tahfiz 30 Juzz bahasa Arab

SANGATTA, wartakutim.com – Tidak saja manusia yang bersemangat atas berkah luar biasa atas pelaksanaan MTQ ke-38 Tingkat Provinsi Kalimantan Timur, bahkan seluruh penghuni alam semesta ikut memuji dan bersyukur atas berkah dari Allah SWT ini. Ratusan qori-qoriah asal 10 Kabupaten/Kota bertumpah ruah menyiarkan semangat gema ke-islaman di Kota Raja, Tenggarong Kutai Kartanegara. Tidak luput pula 41 orang qori-qoriah asal Kutai Timur, yang merupakan perwakilan sekaligus kebanggan seluruh warga untuk dapat berprestasi di ajang tingkat provinsi tersebut.

Muhammad Fathoni, salah-satu qori yang mengikuti lomba pada MTQ untuk bidang Tahfiz 30 Juzz Bahasa Arab, mengakui bahwa keikutsertaannya pada MTQ Tingkat Provinsi Kaltim kali ini merupukan buah atas ketekunananya dalam meningkatkan kemampuan untuk membaca Al-Qur’an sejak kecil.

“Bagi saya ini merupakan anugerah luar biasa dari Allah SWT, hingga mampu mewakili Kabupaten Kutim untuk mengikuti kegiatan MTQ Kaltim ke-38. Karena jauh dilubuk hati yang paling dalam, saya meyakini masih banyak saudara-saudara saya yang memiliki kemampuan lebih untuk bidang ini. Tetapi dengan segala doa dan restu seluruh warga Kutim, semoga mampu mempersembahkan yang terbaik dalam bidang Tahfiz 30 Juzz Bahasa Arab ini,” ungkapnya di sela-sela lomba.

Hal senada diungkapkan pula oleh Muhammad Sabir yang mengikuti lomba Tafsir Al-Qur’an Bahasa Inggris, yang mengaku bahwa dalam MTQ tidak semata qori-qoriah dituntut menguasai bidang yang diperlombakan. Tetapi harus memiliki kemampuan lebih terkait kemapuan lain, yang menunjang pemahaman mengenai kitab suci.

“Bahasa Inggris adalah bahasa universal untuk membuka hati manusia di berbagai belahan dunia tidak saja harus menekankan bahasa Arab sebagai bahasa induk dalam Al-Qur’an, tetapi juga membutuhkan terjemahan yang mengena bagi saudara-saudara kita di berbagai belahan dunia lain. Jika mereka mampu memahaminya dengan akal, maka batin mereka akan menuju kesana dan kemudian secara perlahan akan mengurai Al-Qur’an dengan bijak sembari bersenandung dengan menggunakan bahasa Arab. MTQ adalah perlombaan untuk menjadi yang terbaik, tetapi saya tetap berpijak ini adalah bagian dari dakwah,” ungkapnya dengan yakin.

M. Sabir Qori yang mengikuti tafsir bahasa Inggris

Adapun qori lain asal Kutim, yakni Kadir. Mengungkapkan jika dirinya bersama-sama qori-qoriah asal Kutim, selain mempersiapkan diri sejak jauh-jauh hari yakni mulai pelaksanaan MTQ Tingkat Kabupaten Kutim. Sekarangpun di sela-sela acara resmi MTQ Provinsi Kaltim, juga terus melatih diri di pemondokkan. “Ini bukan soal biasa atau tidak bisa, tetapi sebagai qori kita wajib untuk lebih memperdalam materi-materi yang diikuti dalam MTQ kali ini. Selain untuk melatih diri, juga untuk memantapkan psikologis saat berada di arena lomba,” ungkapnya. (hms5)

Kadir bersama rekan-rekan juniornya melatih diri di Pemondokkan agar dapat mengharumkan nama Kutim di ajang MTQ Tingkat Provinsi Kaltim.
Click to comment
To Top
%d blogger menyukai ini: