Peristiwa

Puluhan PSK Dan 2 Pasangan Mesum, Terjaring Razia Satpol PP Sangatta

9e0c4b49-5384-4231-a1be-68d3a1c5d9d6 (1)Sangatta,wartakutim.com — Puluhan personel gabungan dari satpol PP, Polres Kutai Timur, Kodim dan lanal menggelar razia Tempat Hiburan Malam (THM),penginapan dan hotel yang diduga jadi praktik prostitusi, Rabu (25/5)

Razia di pimpin langsung Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang , bersama Assisten IV Bidang Kesra Mugeni, Kadis Sosial Aji Kifli Oesman dan anggota dan personel dari Polres Kutim, Kodim 0909/Sangatta dan Lanal Sangatta.

Dari razia tersebut, sebanyak 41 pekerja wanita penghibur terjaring dan mendapatkan pengarahan dinas social Kutim. Razia dimulai pada sekitar pukul 22.30 wita dan berakhir sekitar pukul 03.00 wita.

Razia pertama di lakukan di Café menara Km 13 jalan dan café Sikandi di Km 9 poros Sangatta Bontang. Dalam razia tersebut, terjaring beberapa perempuan penghibur yang diduga sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK).

Usai menyasar Km 13 dan Km 9 jalan Sangatta Bontang, rombongan langsung menuju kota Sangatta. Selain menyisir Café, operasi tersebut juga menyisir penginapan dan hotel yang diduga sering digunakan tempat mesum.

Operasi di  Penginapan Wanda, aparat gabungan menjaring 2 pasangan  bukan suami istri berada di dalam satu kamar. Saat dilakukan pengeledahan, seorang pria bersembunyi di bawah ranjang, pria tersebut tak berkutik ketika Satpol PP memintanya keluar dari bawah ranjang.

Selain menjaring para wanita penghibur clab malam dan PSK di cafe, penginapan dan hotel, petugas juga menjaring para PSK yang sedang menatikan tamu dipinggir jalan arah jalan Sangatta-Bontang. Dalam penyisiran tersebut, petugas gabungan, sedikitnya merazia 4 cafe dan 3 penginapan dan 1 hotel

Puluhan wanita yang terjaring kemudian dibawa ke Kantor Satpol PP, Bukit Pelangi, dengan menggunakan truk untuk dilakukan pendataan kependudukan.

Selama menjalani proses tersebut, arahan dan himbauan untuk tidak melakukan praktek prostitusi dalam bulan Ramadan juga diberikan. Gelaran ini sendiri baru selesai pada pukul 05.00 wita. (wal)

Berita Juga : Penutupan Lokalisasi Harus Ada Perencanaan Matang

1 Comment
To Top
%d blogger menyukai ini: