Warta Parlementeria

Dewan Pertanyakan Tarif Masuk Ke Teluk Lombok

Beiner 2016 Ending Mantap Kecil2

Leny

Sangatta,wartakutim.com — Pemberlakuan tarif masuk kepada pengunjung wisata Pantai Teluk Lombok Desa Sangkima, Kecamatan Sangatta Selatan mendapat sorotan dari anggota DPRD asal dapil III Kutim, Leny Susilawati Angraini, S.Si., M.B.A.

Menurut politisi partai Gerindara ini, perberlakuan tarif masuk tersebut, dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. Dia menilai, pungutan tersebut merupakan pungutan liar atau pungli yang diduga menguntungkan diri sendiri atau kelompok .

Leny mengakui, beberapa masyarakat telah mengeluhkan pungli tersebut . Pihaknya berharap Pemkab Kutim segera menindak lanjuti keluhan pengunjung terkait adanya pungli di pantai yang paling diminati warga di Kutim itu kusus nya warga kota Sangatta.

“Kemarin, sempat ada keluhan dari masyarakat. Dan kami juga telah melakukan kunjungan kesana (Teluk Lombok) bersama wakil bupati beberapa bulan yang lalu, dari kunjungan itu, wakil bupati akan mencari solusi pungli tersebut,” katanya

Dia menambahkan, Pemkab akan mengadakan pertemuan dengan warga sekitar dan forum warga yang ada di Teluk Lombok untuk  mencari tahu pungli tersebut dan mencari solusi.

”Katanya (wakil Bupati), akan dipertemukan dengan warga yang ada disitu (Teluk Lombok-red) sama forum- forum yang ada disitu, siapa sih sebenarnya yang melakukan pungli itu, yang mungut-mungut disitu, dan akan dibicarakan dengan Pemkab,”jelasnya

Dikatakannya, tidak masalah diberlakukan tiket masuk kepada pengunjung asalkan, uang tersebut dipergunakan untuk membiayai perbaikan fasilatas dan sarana umum di Teluk Lombok.

“Kalau perbaikan tidak, Kemarin saya Tanya kepala desa katanya nggak sih. Saat bertemu dengan beliau pak Jafar dan tanyakan dia, pungli ini larinya kemana. Apakah ini untuk perbaikan desa, atau perbaikan Teluk Lombok? Ini saya tahu ini siapa yang memungut iru,”tanyanya (BK)

21 Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: