Berita Pilihan

Mobil LLAJ Ber Plat Kutim Parkir Di Atas Trotoar, Hebohkan Netizen

Mobil LLAJ Kutim Parkir diatas troroar | foto FJBSKT(facebook)

Sangatta,wartakutim.com — Sungguh memalukan, bukannya menegakkan aturan kepada setiap pengendara kendaraan bermotor baik roda dua dan roda empat yang parkir diatas trotoar, kini mobil  LLAJ milik Dishub Kutai Timur sendiri yang parkir diatas trotoar jalan yang dihiasi dengan kramik.

Seperti yang terlihat dalam foto yang diunggah di Forum Jual Beli Sangatta Kutai Timur (FJBSKT) media social Fecebook. Mobil nomor berplat KT 8009 R itu sedang parkir tepat di depan Bank Central Asia (BCA) tanpa menghiraukan kendaraan yang berada di sekitar.

Foto tersebut di unggah oleh pemilik akun bernama Valentino Vutra pada  Senin (20/6) pukul 11.07 wita, mendapat banyak komentar dari para nitezen khususnya anggota FJBSKT. Foto yang berjudul “Ternyata pengemudi mobil putih lebih taat aturan tentang parkir d trotoar daripada bapak pegemudi yg disebelahnya :) edisi depan BCA” sudah dibagikan sebanyak 30 kali dan di komentari sebanyak 300 lebih komentar.

Berbagai komentar miring  di layangkan oleh para netizen. Salah satunya pemilik akun bernama Lika Bagus Chiong, dia berkata jika masyarakat yang parkir diatas trotoar pastinya akan kena tilang.

“Kalau yg parkir disitu masyrkt pasti udah kena tilang..”Selmat pagi pak maaf menganggu waktu anda..bla bla.. Gtu lh gaya bahasaya” komentar  Lika Bagus Chiong.

“Parah yg punya jalan malah bikin contoh enda benar gimana orang lain mau benar coba” komentar pemilik akun Rahmad Ahadi

Lain lagi dengan komentar Kusno Bagus Chiong, dia mengatakan bukannya menegakkan aturan,malahan penegak hokum yang melanggar aturan sendiri. “Dah biasa itu…sang penegak hukum…jd orang yg pertama yg jd pelanggar hukum itu sendiri….indonesia gt loooh…gt aj kok repot”ungkap Kusno.

“Iya …gmna mau di tertibkan…klo aparatx aja kasuh contoh…itu kan trotoar di bagusin utk keamanan hak para pejalan kaki…ini trotoarx malah jdi tempat parkir …tempat jualan…!!!. Banyak tuh penjual2 yg mwnyalah gunakan tu trotoar…yg nyatax hak pejalan kaki…ini para penjual seenakx jualanx di taroh sampai trotoar…trs mobil2x jg parkir di trotoar…!!!Mana nih satpol pp…” komentar Chia Jo

Padahal, sebelumnya kepala dinas Perhubungan dan Kominikasi Johansyah Ibrahin meminta kepada Pengguna kendaraan roda dua, terlebih roda empat, diminta untuk tidak lagi memarkir kendaraan di sepanjang Jalan Yos Sudarso dan jalan-jalan lainnya. Terlebih, saat ini khusus Jalan Yos Sudarso masih dalam tahap perbaikan. Mengapa dilarang? Karena, selain merusak fasilitas trotoar yang berlapis keramik, hak pejalan kaki juga ikut terabaikan.

“Keberadaan trotoar yang berlapis keramik memang bertujuan untuk memperindah, mempercantik kota. Fungsinya juga untuk pejalan kaki, bukan buat (jalan) kendaraan, terlebih untuk parkir,”ujar Kadishub Kominfo Kutim, Johansyah Ibrahim, didampingi Kepala Bidang Perhubungan Darat, Roni Bonar Siburian Seperti dikutip dari Tribunkaltim.com, Senin (9/5) lalu.

Tidak hanya itu, kawasan trotoar tepatnya bibir jalan juga tidak diperkenankan untuk area parkir liar. Sebab, keberadaan mobil maupun motor akan mengganggu aktivitas kendaraan lainnya yang melintas. Kecuali bersifat darurat seperti halnya angkutan kota yang akan mengangkut barang dengan waktu relatif singkat.

”Kalau saat ini kita lihat, hampir semuanya parkir di bahu jalan. Terlebih di trotoar. Jelas hal ini sangat mengganggu sekali dan merusak pemandangan kota. Bahkan bisa membahayakan. Untuk itu, bagi pemilik rumah, toko, ataupun sejenisnya dapat terlebih dahulu memiliki lahan parkir untuk pihaknya sendiri ataupun orang lain. Sehingga tidak menggunakan bahu jalan,” tegas Johansyah.(wal)

(Sumber : tribun kaltim)

Click to comment
To Top