Berita Pilihan

Isi Waktu Liburan Dengan Holiday Teen Camp

5ae7caee-dadd-46f3-a2b0-1abe34e61123Sangatta,wartakutim.com–Kegiatan Holiday Teen Camp  pertama tahun 2016 ini, sukses digelar di lahan pascatambang PT Kaltim Prima Coal (KPC), Peternakan Sapi Terpadu (Pesat). Acara yang digelar empat hari sejak, Senin-Kamis (20-23/6) itu, telah ditutup oleh Manager Community Empowerment KPC, Nurul Karim.

Selama mengikuti kegiatan tersebut, para peserta mengaku senang, sebab mendapatkan ilmu dan pengalaman baru. “Saya sangat senang bisa mengikuti kegiatan holiday teen camp ini. Di sini saya belajar memasak dan sekarang sudah bisa memasak beberapa jenis masakan. Saya juga dapat pengalaman, ilmu baru dan banyak kenalan teman baru,” ujar Juliana, peserta yang kelas memasak dari SMAN II Sangatta Utara, Kamis (23/6).

Kegiatan holiday teen camp merupakan satu terobosan sejumlah komunitas sebagai ajang bagi siswa dan mahasiswa, untuk mengisi waktu liburan. Kegiatannya berupa khursus memasak, menari, menyanyi, membuat film dan teknik fotografi.

Kegiatan ini mendapat dukungan KPC, Hotel Victoria dan KNPI Kabupaten Kutai Timur, dengan jumlah peserta sebanyak 40 orang. Adapun pemateri merupakan kalangan professional, yakni,  Chef Darma dari Hotel Victoria untuk kelas memasak, Kris Suwandi dari LLCH Producation untuk materi film dan fotografi. Sedangkan materi latihan vocal diberikan oleh Sugeng Bashori, guru YPPSB Sangatta.

Defy Nadira, Ketua Panitia Holiday Teen Camp kepada GWP mengatakan, kegiatan itu digelar atas usul sejumlah orangtua siswa di Sangatta. Mereka ingin agar waktu libur anak-anaknya diisi dengan kegiatan positif seperti memasak, menari, menyanyi, membuat film dan teknik fotografi.

“kegiatan ini atas usulan sejumlah orangtua untuk merespon fenomena pergaulan remaja yang cukup bebas di Sangatta. Kita buat kegiatan yang menyenangkan. Rata-rata peserta ini kedua orangtuanya bekerja. Nah masa-masa seperti ini cukup riskan bagi anak-anak karena tidak punya kegiatan di rumah,” ujar Defy.

Menurut Defy, dalam empat hari itu, para peserta hanya diberikan dasar-dasar materi. Untuk pengembangannya nanti diharapkan mereka lakukan sendiri selama liburan. “Kegiatan empat hari ini adalah dasarnya. Setelah kegiatan ini, mereka akan kita buatkan komunitas untuk kegiatan mandiri yang mereka lakukan setelah camp teen ini. Kita sudah membuat akun instagram dan facebook untuk tempat mereka saling berinteraksi meski tidak bertemu,” ujar Defy.

Nurul Mutia Karim, Manager Community Empowerment KPC mengatakan, kegiatan holiday teen camp ini merupakan kegiatan yang positif dan sejalan dengan program corporate social responsibility (CSR) perusahaan. “Karena itu kami sangat menyambut baik dan mendukung penuh,” kata Nurul.(*)

 

Click to comment
To Top