Ragam

KPC Raih Penghargaan Social Business Innovation

Penghargaan Program Pengolahan Limbah Tambang Dari Majalah Warta Ekonomi

WARTAKUTIM.com, Sangatta — PT Kaltim Prima Coal (KPC) meraih penghargaan Social Business Innovation kategori pengolahan limbah tambang batu bara dan mineral, yang diberikan oleh Majalah Warta Ekonomi, Kamis (25/8/2016), di Pullman Hotel, Jakarta. Penghargaan diberikan oleh Founder Majalah Warta Ekonomi Fadel Muhammad, yang diterima oleh Eddie Junianto Subari, Direktur KPC.

Fadel Muhammad dalam sambutan yang dikutip Warta Ekonomi mengatakan, kali ini merupakan ajang kelima digelar di Indonesia dan merupakan bentuk apresiasi kepada perusahaan dan para pemimpin perusahaan terbaik di Indonesia. Terutama yang berhasil menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan, melalui inovasi perbaikan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

Dalam ajang yang diberi nama Social Business Innovation dan Green CEO itu, ada 17 kategori industry yang diberikan penilaian. Antara lain adalah batu bara dan mineral, minyak dan gas, perbankan, automotive, konstruksi, kelistrikan, farmasi dan lainya. KPC menerima penghargaan dari sektor tambang batu bara dan mineral bersama tiga perusahaan lain, yakni Berau Coal Energy, Adaro Energy dan Bukit Asam.

Penilaian dilakukan melalui riset Social Business Innovation dan Green CEO oleh Warta Ekonomi Intelligence Unit (WEIU). Tahun ini, WEIU bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di bidang pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan.

Dengan adanya kerjasama ini, riset yang dilakukan melalui screening yakni pada perusahaan yang beroperasi di Indonesia dan memperoleh Proper kategori Emas, Hijau, dan Biru. Selain itu dinilai juga berdasarkan program CSR unggulan dan melakukan inovasi CSR tiap tahunnya.

General Manager External Affairs and Sustainable Development (GM ESD) KPC Wawan Setiawan menyampaikan ucapan terima kasih atas penghargaan yang diberikan tersebut. Menurutnya, apa yang diterima KPC adalah bukti bahwa perusahaan memiliki komitmen yang tinggi terhadap masalah sosial dan lingkungan pertambangan.  “Penghargaan ini membukatikan bahwa KPC memiliki komitmen dalam melakukan program CSR dan lingkungan yang inovatif untuk lingkungan yang lebih baik,” kata Wawan, Jumat (26/8).

Wawan lebih lanjut mengatakan,  penilaian terhadap penghargaan Social Business Innovation ini lebih rinci pada setiap aspeknya. Antara lain menyangkut kebijakan manajemen, komitmen CEO  dalam menentukan program, anggaran CSR, implementasi program yang memberikan keuntungan kepada masyarakat  secara ekonomi, sosial dan lingkungan.(*)

Click to comment
To Top