Hukum Dan Kriminal

Kasus Anak Dibawah Umur Diancam 7 Tahun Penjara

SANGATTA. Meskipun Gs (14), warga Bengalon  masih terhitung di bawah umur atau masih anak-anak, namun karena perbuatan pidana yang dilakukan diancam 5 tahun penjara ke atas, karena itu perbuatan Gs, harus diselesaikan melalui pengadilan. Sekedar diketahui, Gs, melakukan perbuatan pidan dengan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) disertai tindakan pencabulan terhadap korban. Perbuatan dilakukan di daerah Sebongkok, atau eks areal Pabrik PT Porodisa, Rabu (17/8) lalu.

Kapolres Kutim AKBP Rino Eko didampingi Kasat Reskrim AKP Andika Dharmasena serta kani PPA Iipda Sirait mengakui, kasus Gs, telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Sangatta, minggu lalu.

“Tersangka Gs disangka melakukan perbuatan pidana curanmor dan tindak pidana pencabulan. Gs dijerat dengan pasal pasal 365 KUHP tentang tindak pidana pencurian dan pasal 82 ayat (1) jo pasal 76 (e) UU 35/2014,”  jelas Rino, kemarin.

Dijelaskan Rino, berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan, Gs melakukan tindak pidana pencabulan terhadap korban Dk. Selain dari pengakuan korban Dk, juga dikuatkan dengan kesaksian korban lainnya yakni Rw.

“kami juga sudah memiliki alat-alat bukti terkait lainnya. Termasuk hasil visum atas tindakan kekerasan yang dilakukan tersangka Gs kepada kedua korbannya, Dk dan Rw. Makanya, dengan bukti-bukti itu, sudah cukup kuat bagi kami untuk  melimpahkan berkasnya penuntutan,” katanya.

Seperti diketahui, kasus tindak pidana disertai pencabulan tersebut, dilakukan tersangka Gs kepada korban Dk dan Rw. Kedua korban adalah warga Desa Sepaso, Kecamatan Bengalon. Pristiwa tersebut terjadi di daerah Sebongkok, atau eks areal Pabrik PT Porodisa, Rabu (17/8) lalu.

Ketika itu, tersangka Gs semula meminta bantuan kepada kedua korban untuk mengantarkannya ke rumahnya di daerah Sebongkok. Setibanya di lokasi, Gs yang ketika itu mengendarai motor korban, kemudian terus memacu ke lokasi kejadian. Sampai akhirnya terjadilah tindakan kekerasan dan asusila tersebut. (ima)

Click to comment
To Top