Ragam

Bupati Usulkan Gedung Ekpo Dijadikan KPIA dan Pengantian Nama

Gedung Ekpo Kutim

WARTAKUTIM.com, Sangatta — Bupati Kutai Timur (Kutim) Ismunanadar mengusulkan Gedung Expo untuk dijadikan jadi Kantor pelayanan informasi dan admistrasi (KPIA) pembangunan  Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy, atau Maloy Batuta Trans Kalimantan (MBTK)

Usulan ini dilontaran dalam coffee morning kemarin di Kantor Bupati Kutim. Menurutnya, gedung yang terletak di Pusat Perkantoran Bukit Pelangi Sangatta, Jalan AW Syahrani, sebagai kantor Maloy Center, agar pelayanan tidak perlu jauh-jauh ke Kaliorang.

Menurut Bupati Ismunandar, gedung yang selama ini hanya digunakan setahun sekali akan jadi mubasir jika tidak di manfaaatkan” “Dari pada Gedung Expo itu dibiarkan kosong  begitu saja, sebaiknya kita manfaatkan untuk menjadi KPIA KEK Maloy,” katanya, Senin (5/9) kemarin

Dikatakannya, jika Gedung Expo dimanfaatkan untuk KEK Maloy, maka pelayanan administrasi terkait itu tidak perlu lagi ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim). Tapi dapat langsung dipusatkan ke Pemerintah Kutim kedepannya.

“Kalau bisa dipusatkan di Kabupaten Kutim, paling tidak pihak-pihak terkait tidak harus lagi berurusan jau-jauh ke Pemprov Kaltim. Dengan demikian, dapat mempermudah akses masyarakat dan pemangku kebijakan terkait KEK Maloy,” katanya.

Selain diusulkan untuk menjadi kantor pelayanan informasi dan admistrasi pembangunan KEK, mantan sekda Kutim ini, juga mengusulkan pengantian nama untuk gedung yang berbentuk pesawat luar angkasa UFO ini.

“Kalau diperlukan untuk dirubah nama gedungnya, akan kita rubah. Saya kira tidak  masalah. Dari pada gedung itu hanya dimanfaatkan sekali setahun, lebih baik kita manfaatkan untuk kepentingan KEK Maloy saja,” katanya

(ima)

Click to comment
To Top