Berita Pilihan

Anggaran Dipangkas, PNS dan TK2D Setkab Gantikan Tugas Cleaning Service

Ilustrasi [foto; google.com]

SANGATTA. Pemangkasan anggaran APBD Kutai Timur makin meluas. Setelah penghentian proyek, ADD di setop, kini giliran honor cleaning Service dijuga ikut dihentikan. Akibatnya, beberapa  Dinas Intasnsi, kini mulai mengantikan tugas cleaning service yang setiap pagi membersikan kantor, sebelum bekerja.

“Kami sejak 1 September sudah tidak gunakan cleaning service. Makanya, mulai TK2D, bahkan PNS, sejak itu bersih-bersih sendiri dari dalam ruangan mereka masing-masing,” jelas salah seorang PNS, setingkat Kabid, yang tak mau dipublikasikan namanya.

Terkait dengan penghentian gaji cleaning sevice ini, Plt Sekda Kutai Timur (Kutim) Irawansyah mengakui, penghentian pembayaran gaji cleaning service  ini merupakan salah satu langkah dalam upaya efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah Kutim akibat defisit keuangan yang terjadi. Namun ini hanya bersifat sementara, karena jika, setelah dilakukan perhitungan ulang anggaran ternyata anggaran masih bisa memungkinkan membayar cleaning service, maka itu bisa lanjut lagi.

Menurutnya, penghentian ini hanya bersifat penundaan Bukan menghentikan secara total. Jika hitung-hitungan anggaran sudah jelas dan APBD Kutim perubahan (APBD – P) 2016 telah tersusun, maka pihaknya sudah bisa mengetahui berapa kemampuan kas Kutim. Barulah pembayaran gaji cleaning service tersebut dibayarkan sekaligus. Sehingga saat ini pekerjaan cleaning service tetap dilakukan seperti biasa dan tidak perlu khawatir.

Dikatakan, untuk memanfaatkan TK2D untuk menggantikan sementara waktu pekerjaan para cleaning service, belum terpikirkan. Selain itu, pekerjaan para cleaning service sudah memiliki kontrak tersendiri dan telah berjalan.

“Jadi ini hanya sifatnya sementara. Karena kami masih menghitung anggaran yang  bisa dipotong dari masing-masing SKPD, dari proyek yang belum jalan, sementara jalan. Setelah itu, kalau masih ada anggaran, maka itu akan kembali jalan secara normal,” katanya. (ima)

Click to comment
To Top