Kecamatan

Warga Dan Kades, Berharap Pemkab Kelolah Wisata Di Kec. Teluk Pandan

Salah satu wisata air "Danau Batu Lesong di desa Kandolo Kecamatan Teluk Pandan. [foto : faceboook Marisah Zahrah]

WARTAKUTIM.com, SANGATTA — Moein Acil warga desa Kandolo kecamatan Teluk Pandan, Kutai Timur meminta pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk meninjau dan memperhatikan beberapa tempat wisata di wilayah tersebut.

Menurut Acil, banyak lokasi wisata yang tersebar di kecamatan Teluk Pandan, namun keberadaan belum mendapat perhatian oleh pemkab maupun Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. “Hampir seluruh desa di kecamatan Teluk Pandan, memiliki potensi wisata alam,”katanya saat ditemui wartakutim.com belum lama ini.

Lebih lanjut Ia menyebutkan, puluhan goa tersebar di beberapa desa di Kecamatan Teluk Pandan. Selain itu, juga terdapat beberapa danau keberadaannya masih belum dimanfaatkan. Bahkan kata dia yang ada di Desa Martadinata sudah sering di kunjungi oleh warga setempat maupun warga Bontong.

“Ada beberapa goa yang ada di Kandolo diantaranya goa mpo rimba, goa Sangkima. Kalau goa kanibungan berada di pesisir desa Martadinata. Selain itu ada goa karing, goa tunga iju berada di desa Teluk pandan.  Ada puluhan goa yang belum tergarap sama sekali,”ungkapnya.

Dia menambahkan, seluruh goa tersebut merupakan peninggalan kerajaan Kutai dan kolonial belanda, yang dahulu tempat persembunyian warga jalam dulu maupun tempat sarang burung wallet.

Namun, kata Ia, keberadaan goa-goa tersebut cukup jauh jaraknya dari jalan raya maupun ibukota desa. Sehingga untuk menempuh goa tersebut hanya bisa ditempun dengan jalan kaki dan kendaraan roda dua.

”Jaraknya dari jalan raya sekitar 3-5 kilometer. Kalau kering begini hanya bisa di tempuh dengan sepeda motor, tetapi kalau hujan hanya bisa dijangkau dengan jalan kaki. Tidak bisa mobil masuk karena jalurnya belum ada,”jelasnya.

Hal senada juga diungkapkan kepala desa Teluk Pandan Baharuddin. Dia mengatakan, keberadaan goa tersebut masuk dalam wilayah Taman Nasional Kutai (TNK). Namun, hal tersebut tidak jadi masalah jika pemkab Kutim mau berkoordinasikan dengan balai TNK.

Dia menambahkan, jika goa dan danau di Kecamatan Teluk Pandan, digarap bisa menambah pendapat daerah dan dapat meningkatkan perekonomian rakyat di wilayah tersebut. Selain goad dan danau yang ada di wilayah Teluk Pandan, juga terdapat wisata pantai yang belum tergarap.

Baharudin berharap, pemkab Kutim mau memperbaiki secara bertahap infrastruktur jalan masuk ke goa dan danau yang ada di Teluk Pandan dan menyediakan fasilitas untuk para pengunjung. (wal)

Click to comment
To Top