Hukum Dan Kriminal

Jaringan Pengedar

Nakhoda Kapal Mengakui Baru Mengenal Tersangka Pengedar Ribuan Pil Obat YY Saat Di Atas Kapal

Lanal Sangatta menyerahkan tersangka (Cokelat) bersama barang Bukti Saksi (ibu tersangka Kerudung) dan Nahkoda Kapal (Sudut)

WARTAKUTIM.com, SANGATTA – Nahkoda Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Wahyuni, Handam (26) mengaku tidak mengenal Ariadi (19), salah seorang penumpang yang diduga pemilik ribuan butir pil Double YY yang ditangkap satuan patrol Lanal Sangatta di wilayah tanjung mangkaliat Kecamatan Sandaran Kutai Timur.

Hamdami mengatakan, baru pertama kali tersangka menjadi penumpang diatas kapalnya dan dia baru baru mengenal tersangka saat diatas kapal.

”Baru kali ini dia menumpangi kapal saya, dan saya baru kenal dia diatas kapal. Saya tidak mengira kalau kalau dia membawa obat obatan diatas kapal saya. Saya tidak tahu apa apa dengan hal ini,”terangnya.

Dia menambahkan, seluruh penumpan yang ada di kapanya, merupakan penumpang asal palu yang hendak menyeberang di beberapa pulau yang ada di wilayah Kalimantan Timur.

Menurutnya, biasanya penumpang dari Palu menuju ke Kaltim, untuk berdagang kebutuhan pokok dan kebutuhan rumah tangga lainnya.  “Semua penumpang kami berasal dari Palu Sulawesi Tengah (Sulteng), tujuan kami ini daerah pesisi yang ada di Kalimantan. Dan rata rata penumpang saya adalah pedagang,”jelasnya

Lebih lanjut dia mengatakan, untuk sekali angkut biasanya memuat 7 hingga 8 orang. Hampir seluruh wilayah di kalimantan disinggahinya. Pengerebekan yang dilakukan Lanal Sangatta terjadi di wilayah Tanjung Mangkaliat.

Dikatakannya, awalnya dia tidak mengira kalau kapal yang dikemudikan itu akan dicegat oleh lanal Sangatta. Diapun tidak merasa kuatir, setelah digeledah aparat, ternyata salah seorang dari penumpangnya ditemukan membawa ribuan pil Double YY.

“Saya benar-benar tidak tahu tentang hal ini, saya hanya sebagai nahkoda disini. Saat ini ada 6 orang penumpang yang masih berada di Kapal. Saya berharap ini bisa cepat selesai dan saya bisa mengantar penumpang saya sampai ketujuan,”pangkasnya

Seperti diketahui, Jumat (7/10) pukul 14.55 wita kemarin, Danlanal Sangatta Donny Soeharto menyerahkan Ariady, tersangka pengedar obat obat terlarang kepada pihak reserse Narkoba polres Kutim, dalam penyerahan itu disaksikan langsung oleh perwakilan dari BNN Kutim.

Selain menyerahkan  tersangka, lanal juga menyerahkan barang bukti berupa pil double YY sebanyak 1940 butir, badik, alat isap sabu, handphone, dan juga menyerahkan dua orang saksi yang terdiri dari nahkoda dan orang tua tersangka untuk proses lebih lanjut. (WAL)

Click to comment
To Top
%d blogger menyukai ini: