Kecamatan

Warta Kecamatan

Pasar Udang Sangkulirang Kurang Diperhatikan Pemerintah Setempat

Lokasi Pasar Udang Sangkulirang

Sangkulirang yang merupakan kecamatan pesisir di kabupaten Kutai Timur tidak hanya memiliki perkebunan sawit yang luas dan terkenal dengan Pelabuhan Internasional di Maloy, namun juga ada yang unik di kecamatan tertua di kaupaten Kutai Timur ini. Pasar Udang, udang yang merupakan salah satu hasil tangkapan nelayan di Kecamatan Sangkulirang  bukan komoditi baru  sebenarnya di kecamatan tempat asal Bupati Kutai Timur saat ini Bapak Ir. H. Ismunandar.

Namun tangkapan nelayan tersebut merupakan komoditi yang sudah terkenal baik di dalam maupun diluar kecamatan, udang menjadi  incaran warga sangkulirang yang dimanfaatkan untuk komsumsi dan tidak jarang diburu untuk buah tangan rekan, saudara di luar Kecamatan Sangkulirang.

Udang  Sangkulirang tidak hanya di pasarkan di Kecamatan Sangkulirang saja.  Namun juga dipasarkan di luar kecamatan seperti Sangatta, Muara Wahau, Kombeng, Bontang dan Samarinda. Bahkan permintaan udang Sangkilirang mampu memenuhi kebutuhan pasar Kaltim.

“Kadang udang dibawa keluar Sangkulirang, Sangatta, Bontang, jenis-jenis udang seperti udang ekspor yang ukurangnya sebar jempol orang dewasa.” Ujar Ainah salah satu pedagang udang di Pasar tersebut yang di temui saat usai menjual hasil tangkapan anak menantunya pada Jumat (8/11/2016).

Adapun lokasi pasar udang tersebut di seberang jalan, RT. 4 Desa Benua Baru Ulu Kecamatan Sangkulirang, yang buka setiap hari pada pukul 16.00 samapai dengan 18.00 waktu setempat, kecuali pada hari jumat sebab sebagian besar nelayan pada hari itu shalat jumat, walau terkadang ada juga yang masih menjual namun tidak sebanyak pada hari-hari biasanya karna ada juga nelayan yang mencari tangkapannya setengah hari saja, kata Ibu yang juga berprofesi sebagai penjual ikan keliling tersebut.

Saat ini memang lokasi pasar kurang diperhatikan oleh pemerintah setempat, pasar yang ada saat ini hanya Swadaya para pedagang yang sekaligus para nelayan itu sendiri, padahal jika lokasi dan tata kelolanya diberi ruang dapat menjadi salah satu daya tarik wisatawan yang menggemari makanan laut tersebut, karna udang yang dijual di pasar tersebut ialah udang yang baru saja ditangkap pada hari itu juga dan masih segar tanpa es, bahkan selain udang ada juga hasil tangkapan lain seperti ikan putih, pari, kerapu dan cumi.

Sementara itu Anggota DPRD Kutim asal Dapil Sangsaka Agusriansya berharap pasar udang tersebut dikelola menjadi UKM yang baik dan diberi perhatian yang serius oleh dinasbterkait. “Saya inginkan Pasar ikan itu harusnya ada di bangun Pelelangan ikan yang khusus,”Pintanya

Penulis : M. Jerry

Click to comment
To Top
%d blogger menyukai ini: