Regional

Warta Sul-Sel

Video Diduga Oknum Guru, Keroyok Seorang Pelajar Beredar

WARTAKUTIM.com, Sul-Sel – Pengguna sosial media Facebook kembali dihebohkan dengan video aksi pengeroyokan terhadap anak dibawah umur yang diduga dilakukan oleh oknum Guru dan rekannya di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.

Video tersebut awalnya diunggah oleh pengguna Facebook bernama Sindy Putrye, pada hari kamis (17/11/2016) lalu. langsung menjadi viral di media sosial Fecebook. Dalam video itu, salah seorang anak perempuan dikeroyok oleh tiga orang yang diduga salah satunya adalah oknum guru. Mereka, secara bergantian memukul anak dibawah umur tersebut. Hingga anak itu sampai tersengkur dan menagis meminta maaf.

Meskipun telah minta maaf kepada para pelaku, anak tersebut tetap dianiaya oleh ketiganya. Bahkan, jilbab dan pakaiannya korban sempat dibuka oleh para pelaku.

Video berdurasi selama 11 menit 56 detik itu, hingga Senin, (21/11/2016) pukul 01.20 wita, sudah ditonton sebanyak 1.985.130 kali dan dibagikan sebanyak 57.009 kali serta dikomentari sedikitnya 24.306 oleh netizen.

Seperti dikutip wartakutim dari sahabatnews.com, video itu diduga diperangkan oleh seorang  oknum guru telah menjadi perbincangan di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.

Salah seoranng warga setempat, Rahma yang mengaku penasaran dengan video yang menjadi viral tersebut.”Saya penasaran dengan Video tersebut, makanya saya ikut nonton videonya bersama teman di warkop” katanya , di warkop Birleng Kabupaten Pinrang, seperti dilansir Sahabatnews.com, Minggu (20/11/2016)

Berdasarkan penelusuran, video itu diduga terekam di sekitar lokasi SMP Negeri 5, Kelurahan Data, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang. Aksi kekerasan tersebut, diduga dipicu lantaran korban mengunggah sebuah foto gurunya dan memberikan keterangan dengan kata tak sewajarnya.

Sementara itu, Kapolsek Duampanua Adinal Alam saat di konfirmasi Sahabatnews.com, membenarkan kejadian tersebut. Menurut dia, video viral itu memang terjadi di wilayah hukum yang ia pimpin.

“Memang betul video itu lokasinya di wilayah kerja kami. Namun, kami masih melakukan penyelidikan mendalam,” Jelasnya,(*).

Sumber : Sahabatnews.com

Click to comment
To Top
%d blogger menyukai ini: