Peristiwa

Buaya Memangsa Manusia

Sebanyak 60 Orang Warga Dibantu Polsek Bengalon Mencari Korban Terkaman Buaya di Sekerat

Polsek Bengalon dibantu mencari jasad Korban Terkaman Buaya di Sekerat

WARTAKUTIM.com, Sekerat — Sejumlah Aparat Polsek Bengalon bersama warga setempat terus berupaya masih mencari jasad Syahdam (13) korban yang diduga diterkaman buaya di sungai WTI dusun  sekurau Bawah , desa Sekerat , kecamatan Bengalon, pada Sabtu (3/12/2016) kemarin.

“sebanyak 60 orang warga di bantu pihak keamanan dari Polsek Bengalon (12 org) & personil Brimob (3 org) masih melakukan pencarian korban di lokasi sungai WTI,tambak,& pinggir laut/muara.”kata Kapolsek Bengalon AKP Janto H Sianturi SH , Minggu (4/12/2016).

Dia menambahkan, hingga sekitar pukul 23.30 wita, korban masih belum ditemukan. Rencana pencarian  korban akan kembali dilanjutkan pada hari ini. Pihaknya, berharap korban segera dapat di temukan pada pencarian nanti.

“kita akan masih mencari dilokasi yang sama. Tapi tidak menutup kemungkinan kita juga akan mencari korban hingga radius 1-2 kilometer dari lokasi hilangnya korban,”ungkapnya.

Ia menjelaskan, korban diduga diterkam buaya saat sedang memancing bersama beberapa rekannya di sungai WTI pada Sabtu kemarin sekitar pukul 19.30 wita.

Berdasarkan pengakuan saksi yang juga merupakan teman korban Ucil (13), pada saat memancing korban diseret buaya kedalam sungai, sementara jarak korban dengan temanya itu sekitar 2 meter.

“Pada saat korban bersama temannya Ucil sedang memancing di sungai WTI (bekas tambak H Gaung dkt pantai). Tiba tiba si Ucil, mendengar teriakan korban dan selanjutnya dia melihat korban digigit buaya pada bagian kaki dan langsung di seret atau ditarik oleh buaya tersebut ke dalam air,”terangnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, usai melihat korban diterkam buaya, Ucil langsung lari mendatangi orang tua korban Bahyah (40) yang sedang memasang jaring dipinggir muara pantai bersama salah seorang kerabatnya Eko (30),

“Atas Laporan Ucil tersebut, selanjutnya, orang tua korban Bahyah langsung mendatangi TKP dan pada saat di TKP korban sudah tidak ada di TKP. Kami akan terus berupaya mencari korban bersama orang tua dan warga,”pangkasnya (wal)

Click to comment
To Top