Peristiwa

Munir Perdana, Pimpin DPD KNPI Kutim

WARTAKUTIM.COM, SANGATTA – Dewan Pengurus daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) kabupaten Kutai Timur akhirnya menetapkan Munir Perdana, SH sebagai ketua Umum terpilih priode 2016-2019 mengatikan Nasrudin.

Mantan Wakil Ketua  Bidang Organisasi Keanggotaan dan Kaderisasi (OKK) KNPI Kutim priode 2013-2016 ini, terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) Ke- 6 DPD KNPI Kutim yang digelar di gedung serbaguna Sangatta pada 27-28 Desember 2016.

Ketua terpilih Munir perdana dalam saat ditemui usai Musda mengatakan,  pihaknya akan melanjukan program-program yang di ditinggalkankan oleh pendahulu dan juga akan memasukkan beberapa program baru yang akan disusun dalam rapat kerja (raker) pada tahun 2017 mendatang. Namun pihaknya belum dapat memastikan bulan pelaksanaan raker tersebut.

“Tidak ada perubahan mendasar, karena apa yang telah dibangun sebelumnya sudah merupakan pekerjaan besar DPD KNPI Kutim untuk. Kita tinggal melanjutkan perjuangan dengan menambah inovasi tinggi dan kreativitas. Saya juga mempersiapkan formatur dan struktur kepengurusan sekaligus agenda pelantikan dan rapat kerja untuk merumuskan KNPI satu tahun ke depan,” tegas Munir.

Usia penetapan diri menjadi ketua terpilih, pihaknya akan segera membentuk kepengurusan DPD KNPI Kutim. Ia mengatakan, dalam penyusunan kepengurusan pihaknya akan dibantu oleh 8 orang tim formatur yang telah dibentuk dalam Musda tersebut.

“Jumlah tim formatur ada 9 orang termasuk saya sendiri sebagai ketua tim Formatur. Kesembilan orang tersebut, terdiri dari perwakilan OKP Nasionalis, Cipayung, agamais, kecamatan dan dari ketua demisioner kandaNasrudin,”terangnya.

Terkait dualisme kepemimpinan KNPI Munir tidak mempermasalahkan lantaran di Kutim tidak terjadi seperti itu. Tak ada rasa kekhawatiran sebab semua sudah sepakat DPD KNPI Kutim hanya ada satu. Menurutnya, setelah dirinya terpilih sebagai Ketua KNPI, semua organisasi pemuda sudah sepakat kekhawatiran tidak perlu terjadi. Pihaknya akan mengakomodir potensi pemuda supaya tidak ada pergolakan. Hal itu juga telah disampaikan Bupati Ismunandar bahwa KNPI hanya satu.

Ditambahkan Munir, fokus utamanya juga representasi Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) sebagian besar dioptimalkan dalam tingkat pengurus kecamatan. Selama ini KNPI di kecamatan belum terdengar dan terlihat.

“Kami ingin KNPI di tingkat kecamatan hidup tidak mati di tengah jalan, caranya DPD KNPI Kutim merealisasikan dan sinergikan program desa madu sesuai dengan arahan Bupati. Saya mau KNPI kecamatan bisa maju dan ada pembaharuan dalam program kerja sesuai dengan visi dan misi DPD KNPI Kutim,“ pungkasnya. (wal)

Click to comment
To Top
%d blogger menyukai ini: