Ragam

Kesejahteraan Dokter

Plt Kadiskes Kutim Usulkan Kenaikan Gaji Dokter TK2D

ilustrasi (Sumber Ft : Google)

WARTAKUTIM.COM, SANGATTA – Plt Kepala Dinas Kesehatan Kutim, dr Bahrani Hasanal mengatakan rendahnya minat tenaga dokter untuk mengabdi sebagai tenaga kontrak di Kutim disebabkan kerana besaran gaji yang ditetapkan bagi dokter dengan status tenaga kontrak daerah disamakan dengan besaran gaji bagi TK2D Kutim berstatus Sarjana (S1).

“Padahal seharusnya ada pembeda antara gaji dokter dengan sarjana biasa. Hal ini terkait dengan profesi dan tanggung jawab seorang dokter,” katanya.

Untuk itu, lanjut Ia, pihaknya sudah mengajukan usulan kenaikan nilai gaji bagi tenaga dokter kontrak daerah Kutim. “Paling tidak nilainya hampir menyamai nilai gaji dengan dokter yang bertugas di klinik swasta. Selain itu, dengan adanya kenaikan gaji dokter ini, diharapkan menjadi pemicu minat dokter-dokter lain untuk datang dan mengabdi di Kutim, sebagai dokter kontrak daerah.,”terangnya

Dia menambahkan, selain mengajukan kenaikkan gaji bagi dokter TK2D Kutim, Dinkes Kutim juga mengajukan usulan pengangkatan tenaga dokter TK2D Kutim yang telah mengabdi cukup lama di Kutim menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Lebih lanjut Ia, hal ini dilakukan karena beberapa Puskesmas di Kutim tidak dikepalai oleh seorang dokter karena dokter yang mengabdi di Puskesmas tersebut masih statsusnya TK2D. Sehingga jabatan kepala Puskesmas terpaksa diisi oleh seorang Sarjana Kesehatan atau Perawat yang memang sudah PNS. Padahal mengingat besarnya tanggung jawab di Puskesmas, maka sebuah Puskesmas harusnya dipimpin oleh seorang dokter yang memang sudah berstatus PNS

Click to comment
To Top
%d blogger menyukai ini: